Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Banjir Terburuk Hantam Bangladesh, 2 Juta Warga Terdampak

Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:36 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Seorang pedagang menjual telur di sepanjang jalan yang banjir setelah di Sylhet, Bangladesh, pada 21 Mei 2022.

Sylhet, Beritasatu.com – Banjir terburuk selama hampir dua dekade menghantam Bangladesh di wilayah timur laut negara itu, yang telah menewaskan 10 orang dan sekitar 2 juta warga terdampak.

Menurut pejabat Bangladesh, Sabtu (21/5/2022), Air banjir yang mengalir dari timur laut India menembus tanggul besar di Sungai Barak, menggenangi sedikitnya 100 desa di Zakiganj di Bangladesh, kata Mosharraf Hossain, kepala administrator pemerintah wilayah Sylhet.

"Sekitar dua juta orang telah terdampak oleh banjir sejauh ini," katanya kepada AFP, seraya menambahkan bahwa setidaknya 10 orang telah tewas minggu ini.

Banyak bagian Bangladesh yang rawan banjir, dan para ahli mengatakan bahwa perubahan iklim meningkatkan kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem di seluruh dunia.

Setiap tingkat tambahan pemanasan global meningkatkan jumlah air di atmosfer sekitar 7 persen, dengan efek yang tak terhindarkan pada curah hujan.

Di Zakiganj sopir bus Shamim Ahmed (50) mengatakan kepada AFP: "Rumah saya terendam air setinggi pinggang. Tidak ada air minum, kami memanen air hujan.

Hujan secara bersamaan merupakan berkah dan kutukan bagi kita sekarang."

Orang-orang terlihat memancing di jalan yang terendam air dan beberapa warga membawa ternak mereka ke tempat penampungan banjir.

Semua perabotan di rumah janda Lalila Begum hancur, katanya, tetapi dia dan dua putrinya tetap tinggal, berharap air akan surut dalam satu atau dua hari.

"Saya dan dua putri saya dan saya meletakkan satu tempat tidur di tempat tidur yang lain dan tinggal di atasnya," katanya. "Ada kelangkaan makanan. Kami berbagi makanan untuk satu orang dan satu kali makan sehari."

Air banjir telah memasuki banyak bagian kota Sylhet di timur laut, di mana pejabat lain mengatakan kepada AFP sekitar 50.000 keluarga tidak mendapat aliran listrik selama berhari-hari.

Hossain, kepala administrator, mengatakan banjir didorong oleh hujan dan aliran air dari seberang perbatasan di negara bagian Assam, India.

Namun para pejabat mengatakan tanggul yang rusak di perbatasan di Zakiganj hanya bisa diperbaiki setelah permukaan air turun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI