Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Proyek MRT Dipastikan Lanjut hingga Fase 4 Fatmawati-TMII

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:35 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / BW
Direktur Utama MRT Jakarta, Wiliam Sabandar (ketiga dari kirii) bersama jajaran direksi di Jakarta, Selasa 24 Mei 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Pembangunan MRT di wilayah Jakarta dan sekitarnya akan terus dilakukan oleh PT MRT Jakarta (Perseroda) hingga ke Fase 3 dan Fase 4. MRT Fase 3 Cikarang-Balaraja (timur-barat) sepanjang 87 km dan Fase 4 Fatmawati-Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan panjang 12 km.

Direktur Utama MRT Jakarta, Wiliam Sabandar menjelaskan, MRT sudah melayani lintas Lebak Bulus-Bundaran HI yang merupakan bagian proyek MRT Jakarta Fase 1. Selain itu, pihaknya juga tengah membangun proyek MRT Jakarta Fase 2A dari Bundaran HI-Jakarta Kota dan tengah menyiapkan Fase 2B dari Jakarta Kota-Ancol Barat. Fase 2A ditargetkan selesai pada Maret 2025 dan Fase 2B diproyeksikan tuntas pada Agustus 2027.

“Kita lihat perkembangan dari Bundaran HI ke Jakarta Kota, perkembangan tunnel boring machine yang sudah berjalan dan ini adalah MRT Fase 2A, Bundaran HI ke Kota. Kemudian kita juga sedang menyiapkan MRT Fase 2B, dari kota ke Ancol Barat. Pendanaan semuanya dengan melanjutkan pendanaan Fase 1 dari JICA (Japan International Cooperation Agency),” ungkap William Sabandar dalam diskusi Forum Pemimpin Redaksi bersama PT MRT Jakarta di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Sejalan dengan itu, terang William, pihaknya juga sedang mempersiapkan pembangunan MRT Fase 3 Cikarang-Balaraja (timur-barat) sepanjang 87 km dan Fase 4 Fatmawati-Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sepanjang 12 km. Kedua proyek tersebut diharapkan sudah selesai pada 2030.

“Perencanaan yang sedang kita kerjakan yang MRT East West line. Ini yang saya bilang tadi gak bisa lagi menggunakan satu sumber pendanaan dan ini panjang sekali 87 km. Ini juga harus kita kerjakan dengan berbagai sumber pendanaan dan paralel dilaksanakannya,” imbuh William.

Menurut dia, ada perbedaan pendekatan saat membangun Fase 1, dengan Fase 3 koridor timur-barat. Di mana, Fase 1 dibangun dengan pendekatan project oriented. Adapun Fase 3 itu nanti harus berorientasi koridor.

“Kalau yang saya tadi jelaskan, transit oriented development (TOD) ini baru kita bangun setelah kita bangun infrastrukturnya, Fase 3 ini kita bangun bersama-sama dengan TOD,” papar William.

Selain itu, pendanaan proyek MRT Fase 3 juga akan berasal dari banyak sumber. Berbeda dengan sumber pendanaan pada proyek MRT Jakarta Fase 1 dan 2 yang berasal dari pinjaman Pemerintah Jepang melalui JICA.

.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI