Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Surat Dakwaan Rahmat Effendi Dkk Dilimpahkan ke Pengadilan

Rabu, 25 Mei 2022 | 15:15 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / JEM
Rahmat Effendi.

Jakarta, Beritasatu.com – Jaksa dari Komisi Pembeantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan untuk kasus dugaan suap Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi serta terdakwa lainnya pada kasus yang sama ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Penahanan para terdakwa kini menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor.

“Jaksa KPK Heradian Salipi, (24/5) telah selesai melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan terdakwa Rahmat Effendi dan kawan-kawan ke Pengadilan Tipikor pada PN Bandung,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Rabu (25/5/2022).

Meski demikian, Ali menjelaskan penahanan para terdakwa saat ini masih dititipkan pada Rumah Tahanan KPK. Rahmat Effendi dan Camat Jatisampurna Wahyudin ditahan di Rutan KPK di Gedung Merah Putih.

Sementara Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP Bekasi, M Bunyamin, Lurah Karti Sari, Mulyadi, dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi ditahan di Rutan KPK pada Kaveling C1.

“Tim jaksa berikutnya masih akan menunggu penetapan penunjukkan majelis hakim dan penetapan hari sidang pertama dengan agenda pembacaan surat dakwaan,” ungkap Ali.

Atas ulahnya, para terdakwa disangka melanggar Pasal 12 huruf a juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP atau Pasal 11 juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sebelumnya, Rahmat Effendi dan delapan orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek dan jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi. Penetapan tersangka terhadap sembilan orang ini dilakukan KPK setelah memeriksa intensif 14 orang yang diciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (5/1/2022).

Selain Rahmat Effendi, delapan orang lainnya yang dijerat KPK dalam kasus suap ini, yaitu Direktur PT MAM Energindo Ali Amril, Lai Bui Min alias Anen selaku pihak swasta, serta Direktur PT Kota Bintang Rayatri dan PT HS Hanaveri Sentosa, Suryadi.

KPK juga menjerat Camat Rawalumbu Makhfud Saifudin, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP M Bunyamin, Lurah Kati Sari, Mulyadi alias Bayong, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi Jumhana Lutfi, dan Camat Jatisampurna Wahyudin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI