Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Turut Dilibatkan Usut Mafia Tanah, KPK Sambut Positif

Rabu, 25 Mei 2022 | 16:25 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR
Firli Bahuri.

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah membentuk tim lintas kementerian dan lembaga yang turut melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut persoalan mafia tanah di Indonesia. Mengenai hal itu, Ketua KPK Firli Bahuri menyambut positif, karena turut dilibatkan dalam pengusutan kasus tersebut.

“Sehingga kami sangat menyambut baik jikalau KPK dilibatkan. Karena tidak dilibatkan saja, kami memang diatur di dalam tugas pokok kami,” kata Firli saat konferensi pers di gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Diungkapkan Firli, KPK sebetulnya sudah terlibat dalam hal penertiban perizinan pemanfaatan lahan. Hal itu tak lepas dari amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. “Salah satunya termasuk kebijakan tentang one map policy. Kalau kita bicara tentang one map policy, maka terkait juga dengan kemanfaatan perizinan lahan dan tanah,” ucap Firli.

Tidak hanya itu, Firli mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Koordinasi itu untuk memastikan agar setiap pemanfaatan perizinan lahan itu sesuai prosedur, legal, dan tidak ada pelanggaraan hukum.

“Tentu jauh daripada kegaduhan dan konflik. Karena investasi bisa masuk dengan memanfaatkan perizinan yang tertib, yang clean, dan good governance itu yang kita jamin,” tutur Firli.

Firli menegaskan tiap investor yang mau masuk ke Indonesia harus mendapatkan jaminan kepastian hukum. “Jadi, KPK memang sudah sejak awal terlibat di dalam upaya-upaya penertiban pemanfaatan dan perizinan lahan ataupun tanah,” tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI