Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kimia Farma Diagnostika Luncurkan Layanan Baru untuk Masyarakat

Rabu, 25 Mei 2022 | 17:18 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM
Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika, Ardhy Nugrahanto Wokas (tengah) bersama dengan direksi KFD berfoto bersama dengan perwakilan Muri yang menyerahkan rekor Muri dengan menerima dua penghargaan sekaligus.

Jakarta, Beritasatu.com - Guna meningkatkan kesehatan masyarakat luas di era kemajuan teknologi yang pesat, PT Kimia Farma Tbk melalui Kimia Farma Diagnostika (KFD) meluncurkan dua pelayanan barunya yang berkualitas. Adapun produk layanan yang mereka luncurkan adalah telesales serta home care.

Dalam program home care tersebut, KFD juga menghadirkan layanan telemedisin untuk menjangkau masyarakat yang ada di pelosok Indonesia. Layanan telemedisin ini juga dengan menyediakan pelayanan dokter spesialis dari Jakarta.

Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika, Ardhy Nugrahanto Wokas mengatakan, pihaknya ingin memberikan kenyamanan lebih kepada masyarakat. Program home care ini hadir disebabkan karena adanya paradigma pelayanan yang berubah di masa pandemi Covid-19.

“PT Kimia Farma Diagnostika telah menyediakan layanan tersebut di 48 titik seluruh Indonesia. Adapun pelayanan home care tersebut diharapkan dapat memudahkan customer untuk mendapatkan perawatan kesehatan maksimal tanpa harus keluar rumah,” kata Ardhy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (25/5/2022).

Program home care ini juga menyediakan 700 dokter di Indonesia, dan ditunjang 400 spesialis seperti rehabilitasi medik, radiologi, hingga perawat. Total tenaga medis dari layanan home care besutan Kimia Farma berjumlah sekitar 1.000-an.

Ia menambahkan, layanan ini dikemas secara personalize, sehingga menyesuaikan dengan kebutuhan pasien baik individu maupun keluarga. Pada layanan ini juga melibatkan tenaga medis profesional, dengan layanan yang ditawarkan berupa layanan dokter, layanan perawat, layanan bidan, layanan fisioterapi, dan Layanan laboratorium klinik.

“Kami telah one step ahead dari layanan home care lainnya. Tidak hanya sebatas ambil sampel darah, akan tetapi memberikan layanan langsung yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di seluruh pelosok tanah air seperti di desa 3T,” ujarnya.

KFD juga sukses melakukan pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan menerima dua penghargaan sekaligus. Rekor pertama sebagai rekor pemecahan untuk kategori perusahaan dengan pelaksanaan edukasi dan skrining hepatitis secara serentak seluruh Indonesia dengan peserta terbanyak yaitu 3.915 orang untuk edukasi hepatitis dan 1.859 orang untuk screening hepatitis.

Rekor kedua karena berhasil mematahkan rekor sebelumnya untuk kategori jaringan klinik yang melayani pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terbanyak. Rekor sebelumnya telah dilakukan oleh jaringan klinik lain sebanyak 131.000 dosis vaksin selama 6 bulan.

“PT Kimia Farma Diagnostika, melalui jaringan klinik yang kami punya mampu, melakukan layanan vaksinasi Covid-19 sebanyak 389.582 dosis vaksin dengan periode hanya dua bulan sejak 1 Juli hingga 31 Agustus 2021 kepada berbagai lapisan masyarakat,” ucapnya.

Jadi lanjut Ardhy, harapannya terkait fasilitas skrining hepatitis ini dapat memberikan edukasi agar orang bisa dan lebih paham dengan hepatitis, sehingga setiap orang dapat menjaga diri, dan melakukan skrining untuk bisa prefentif.

“Artinya kita harus melakukan deteksi sedini mungkin sehingga jangan sampai situasi menjadi buruk, yang dapat berdampak kurang baik. Jika memang sudah kena hepatitis banyak juga kok yang bisa disembuhkan,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI