Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Berkas Rampung, Eks Bupati Buru Selatan Segera Diadili

Kamis, 26 Mei 2022 | 08:33 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / BW
Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar (tengah) saat mengumumkan penetapan tersangka dan penahanan mantan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulis di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu, 26 Januari 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas perkara eks Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa serta dari pihak swasta Johny Rynhard Kasman. Dengan demikian, keduanya segera diadili untuk kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Buru Selatan tahun 2011 sampai 2016.

"Tim penyidik telah melaksanakan Tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) untuk tersanga TSS (Tagop Sudarsono Soulisa) dan kawan-kawan pada tim jaksa," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (25/5/2022).

Ali menjelaskan, tim jaksa melanjutkan masa penahanan terhadap masing-masing tersangka untuk 20 hari ke depan mulai 25 Mei 2022 sampai 13 Juni 2022. Tagop ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur sementara Johny mendekam di Rutan Polres Jakarta Pusat.

"Pelimpahan berkas perkara dan surat dakwaan ke Pengadilan Tipikor oleh tim jaksa segera akan dilaksanakan dalam batas waktu 14 hari kerja," tutur Ali.

Diketahui, KPK menetapkan Tagop sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait proyek pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Buru Selatan, Maluku tahun 2011 sampai 2016. Selain Tagop, KPK juga menetapkan dua orang swasta bernama Johny Rynhard Kasman dan Ivana Kwelju sebagai tersangka

"Setelah dilakukan pengumpulan informasi dan data yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, KPK melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan, dengan mengumumkan tersangka," kata Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/1/2022) lalu.

Lili mengungkapkan, Tagop selaku Bupati Buru Selatan diduga menerima suap dan gratifikasi dengan nilai sekitar Rp 10 miliar dari sejumlah kontraktor, salah satunya Ivana Kwelju.

Suap itu diberikan Ivana karena dipilih mengerjakan salah proyek yang anggarannya bersumber dari dana DAK Kabupaten Buru Selatan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI