Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Samsung Group Janjikan Investasi Senilai Rp 5.207 Triliun

Kamis, 26 Mei 2022 | 09:13 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Presiden AS Joe Biden (kiri) berdiri di samping Presiden Kroean Selatan Yoon Suk-youl (kedua dari kiri) dan Wakil Ketua Samsung Electronics Co. Lee Jae-yong (kedua dari kanan) selama kunjungan mereka di Kampus Samsung Electronic Pyeongtaek di Pyeongtaek pada Jumat 20 Mei 2022.

Seoul, Beritasatu.com- Samsung Group berkomitmen investasi US$ 356 miliar (Rp 5.207 triliun) dengan 80.000 pekerjaan baru. Seperti dilaporkan AFP, Selasa (24/5/2022), Samsung Group meluncurkan cetak biru investasi besar-besaran senilai untuk lima tahun ke depan.

Samsung bertujuan menjadi perusahaan yang terdepan di berbagai sektor mulai dari semikonduktor hingga biologi. Angka baru tersebut merupakan peningkatan lebih dari sepertiga dari investasi yang dikeluarkan selama lima tahun terakhir.

Raksasa teknologi adalah konglomerat terbesar Korea Selatan dan omzet keseluruhannya setara dengan seperlima dari produk domestik bruto nasional.

Samsung Electronics, anak perusahaan andalannya, adalah pembuat smartphone terbesar di dunia.

"Rencana investasi akan membawa pertumbuhan jangka panjang dalam bisnis strategis dan membantu memperkuat ekosistem industri global teknologi penting," kata Samsung.

Sejumlah 80.000 pekerjaan baru akan diciptakan "terutama di bisnis inti termasuk semikonduktor dan biofarmasi" hingga 2026.

Samsung juga mencatat bahwa investasi akan "membawa produksi massal cip berdasarkan proses 3-nanometer", teknologi terbaru untuk semakin mengecilkan ukuran semikonduktor dan meningkatkan daya komputasi.

Samsung juga akan banyak berinvestasi dalam biofarmasi dengan afiliasinya Samsung Biologics dan Samsung Bioepis di lapangan.

Rencana baru tersebut menunjukkan peningkatan 36 persen dalam investasi dari total investasi selama lima tahun terakhir.

Dari 450 triliun won yang direncanakan Samsung untuk dibelanjakan selama lima tahun ke depan, Samsung akan memberikan 360 triliun won ke Korea Selatan.

Pengumuman itu muncul setelah Presiden AS Joe Biden mengunjungi pabrik semikonduktor besar Pyeongtaek Samsung Electronics pada hari Jumat. Pengumuman ini menggarisbawahi peran raksasa Korea Selatan dalam mengamankan rantai pasokan global mikrocip, pada perjalanan Asia pertamanya sebagai pemimpin AS.

Korea Selatan dan Amerika Serikat perlu bekerja untuk "menjaga rantai pasokan kami tangguh, andal, dan aman," kata Biden, menyebut semikonduktor yang diproduksi di sana sebagai "keajaiban inovasi" dan penting bagi ekonomi global.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI