Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Jepang Buka Kembali Negaranya untuk Turis dari 36 Negara

Kamis, 26 Mei 2022 | 20:35 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Anak-anak Jepang menghadiri festival Sanja Matsuri di daerah Asakusa Tokyo pada 22 Mei 2022.

Tokyo, Beritasatu.com – Jepang mengumumkan pada hari Kamis (26/5/2022) kembali membuka negaranya untuk turis dari 36 negara mulai 10 Juni mendatang, mengakhiri penutupan pandemi Covid-19 selama dua tahun. Namun pelancong hanya akan diizinkan masuk dengan grup wisata.

Keputusan itu muncul setelah pemerintah Jepang pekan lalu mengatakan akan menguji izin turis dalam kelompok kecil dengan pengunjung dari Amerika Serikat, Australia, Thailand, dan Singapura mulai bulan ini.

Pada hari Kamis, pemerintah Jepang merevisi kontrol perbatasan untuk melanjutkan menerima paket wisata dari 36 negara dan wilayah di mana situasi Covid-19 relatif stabil, katanya dalam sebuah pernyataan.

Negara-negara tersebut antara lain Inggris, Spanyol, Kanada, Arab Saudi, dan Malaysia.

Jepang juga akan menambah jumlah bandara yang menerima penerbangan internasional menjadi tujuh, menambahkan Naha di prefektur Okinawa selatan dan Chitose dekat Sapporo di Hokkaido utara.

Untuk sebagian besar pandemi, Jepang telah melarang semua turis dan hanya mengizinkan warga negara dan penduduk asing masuk, meskipun yang terakhir telah ditutup secara berkala.

Semua kedatangan harus dites negatif sebelum melakukan perjalanan ke Jepang dan sebagian besar harus diuji lagi pada saat kedatangan, meskipun orang yang divaksinasi tiga kali yang datang dari negara tertentu dapat melewati tes tambahan serta karantina tiga hari yang diperlukan untuk orang lain.

Grup tur diharapkan bertanggung jawab untuk memastikan pengunjung menghormati pemakaian masker di Jepang dan tindakan lain yang telah membantu menjaga jumlah kasus Covid-19 relatif rendah.

Berapa banyak orang yang dapat mengambil keuntungan dari pembukaan kembali yang hati-hati tidak jelas. Batas harian orang yang memasuki Jepang akan digandakan menjadi 20.000 bulan depan, meskipun kelompok wisata diperkirakan tidak akan dihitung dalam angka itu, media lokal melaporkan.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan dia ingin melonggarkan tindakan pengendalian perbatasan, tetapi langkah-langkah tersebut diperkirakan akan berjalan lambat, dengan dukungan publik yang kuat untuk pembatasan saat ini.

Jepang menyambut rekor 31,9 juta pengunjung asing pada 2019 dan telah berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuannya 40 juta pada 2020 sebelum pandemi melanda.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI