Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pandemi Terkendali, Sektor Farmasi Phapros Fokus Inovasi

Jumat, 27 Mei 2022 | 08:08 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM
Ilustrasi obat kumur

Jakarta, Beritasatu.com - Pada fase transisi atau pandemi yang terkendali saat ini, emiten farmasi PT Phapros Tbk (PEHA) mengembangkan strategi inovasi dan digitalisasi pada 2022 menyikapi kondisi makro ekonomi nasional serta global yang berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja korporasi.

Direktur Utama PT Phapros, Hadi Kardoko mengatakan dengan semakin banyaknya kebutuhan masyarakat dan tenaga medis terhadap produk obat berkualitas, maka pihaknya juga ikut berkontribusi dengan meluncurkan produk terbaru berbasis riset dan penelitian.

"Phapros telah meluncurkan lebih dari 10 produk baru pada kategori terapi untuk cardiovascular, ortopedi, suplemen kesehatan, gastrointestinal, neurotropic, oral corticosteroid. Dan pertumbuhan pasar farmasi 2022 diprediksi mencapai 10,2% lebih tinggi dibanding 2021 yang hanya 9,4%. Dan pada 2023, diperkirakan sektor ini akan tumbuh mencapai 11,2%," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/5/2022).

Tahun ini perusahaan akan berfokus pada strategi bertumbuh dan inovasi, khususnya pada pada penataan portofolio perusahaan, optimalisasi anak perusahaan serta penataan operasional pemasaran. Selain itu juga akan melakukan efisiensi produksi, penataan riset dan pengembangan produk, pengembangan bisnis, dan penguatan finansial perusahaan.

Transformasi digital juga menjadi bagian dari grand strategy perusahaan pada 2022 ini, termasuk transformasi operasional dengan melakukan digitalisasi pada rantai pasokan dan proses produksi, serta mengoptimalkan penjualan melalui e-commerce.

Sementara itu, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2021, perusahaan juga melakukan perubahan pengurus perseroan. Berdasarkan hasil RUPS, telah diputuskan adanya penggantian pada posisi komisaris independen dan pada posisi Direktur Pemasaran dan Direktur Produksi Perseroan.

Selama tahun 2021 lalu, anak perusahaan PT Kimia Farma berhasil membukukan kinerja finansial dan non finansial yang cukup baik. Perseroan berhasil meningkatkan penjualan bersih sebesar 7,23% pada 2021 dibanding 2020.

“Meski aset perseroan terdapat penurunan 4% dibandingkan tahun 2020, namun perusahaan juga berhasil meningkatkan rasio kas tahun 2021 sebesar 122% dibanding tahun sebelumnya. Ini mengindikasikan bahwa perseroan bertumbuh secara sehat dan memiliki kemampuan cukup baik untuk membayar kewajibannya,” tuturnya.

PEHA, juga memiliki kinerja non finansial yang diakui pihak lain sebagai wujud kerja keras seluruh pihak di perusahaan, yaitu berupa 9 penghargaan dan 6 sertifikasi, termasuk juga alokasi tanggung jawab sosial yang meningkat 40% dibanding 2020.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI