Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Disidak Polisi, Pedagang Mengaku Terpaksa Jual Minyak Goreng di Atas HET

Jumat, 27 Mei 2022 | 13:21 WIB
Oleh : Heru Yustanto / FMB
Pedagang minyak goreng di Pasar Bogor, Jawa Barat

Bogor, Beritasatu.com - Meski sudah sering dilakukan pengawasan oleh tim Satgas Minyak Goreng yang terdiri dari TNI dan Polri, harga minyak goreng (migor) curah di Pasar Bogor Jawa Barat hingga Jumat pagi (27/05/3022) masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Harga di pasaran hingga kini masih berkisar antara Rp 17.000 hingga Rp 17.500 per kilogram, padahal HET adalah Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kilogram.

Halimah (35), seorang pedagang kelontong di blok lantai dasar Pasar Bogor, mengungkapkan hingga kini dirinya menjual minyak goreng dengan harga Rp 17.000 per kilogram. Harga ini bisa sedikit turun jika pembeli membeli dalam jumlah besar.

"Kita masih menjual biasa, harga dari agen distributor masih tinggi, ya kita terpaksa jual segini," ungkapnya.

Harga yang sama juga dipatok Taufik (47), hingga kini dirinya masih menjual migor dengan harga Rp 17.000 per kilogram. Harga ini diakuinya masih di atas HET, namun dirinya terpaksa menjual mahal karena dari tingkat agen harganya sudah tinggi yaitu Rp 15.500 per kilogram.

"Kita ya mau apalagi, di atasnya sudah mahal," ungkapnya.

Para pedagang berharap pemerintah menurunkan harga di tingkat agen dan pabrik sehingga harga di pasaran bisa turun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI