Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ketua Umum Mathlaul Anwar Bantah Dukung Sandiaga Uno

Jumat, 27 Mei 2022 | 13:14 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT
Sandiaga Uno.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Mathlaul Anwar H Embay Mulya Syarief membantah dirinya memberikan dukungan kepada Sandiaga Uno menjadi presiden 2024 dalam Ijtima Ulama Banten yang digelar di Kota Serang beberapa waktu lalu.

Embay mengaku datang ke acara tersebut diundang untuk memberikan tausiah dan dirinya terang-terangan telah meminta kepada yang mengundang dirinya agar tidak ada deklarasi dukungan kepada siapa pun dalam acara tersebut.

"Saya itu kan diundang hanya untuk memberi tausiah. Yang datang ke sini ngundang, saya bilang jangan ada deklarasi-deklarasian. Saya bilang masih jauh. Dan yang didukung itu kan kalau sudah definitif menjadi calon yang sudah ditetapkan KPU (Komisi Pemilihan Umum). Ternyata ada acara (deklarasi) itu. Saya juga kan gak sampai selesai. Habis ngasih tausiah ya pulang," ujar Embay dalam keterangannya, Kamis (26/5/2022).

Embay mengungkapkan dirinya datang hanya untuk memberikan tausiah. Dan yang disampaikan dalam tausiah ia mengajak agar menciptakan Pilpres 2024 teduh, sejuk, dan aman.

"Sekarang ini yang mau didukung siapa gitu, loh? Calonnya juga belum ada. Kan itu mereka sedang sosialisasi, ya silahkan saja sosialisasikan. Diundang untuk memberikan tausiah, dalam video saya juga begitu. Ini kan dalam rangka pilpres 2024, jangan sampai seperti 2019 nanti panas. Kita bikin pilpres 2024 itu teduh sejuk aman, saya bilang begitu (dalam tausiah, red)," ungkapnya.

Menanggapi ramainya pemberitaan dirinya mendukung Sandiaga Uno, dengan tegas mengatakan tidak pernah memberikan dukungan dalam acara tersebut.

"Itu kan yang buat opini (pihak) media, bukan saya. Ya saya ga ngerasa dukung siapa-dukung siapa. Saya diundang untuk ngasi tausiah. Dan tausiah itu kan memang kewajiban saya untuk memberikan pemahaman agar pilpres itu jangan sampai ribut," katanya.

Embay menegaskan bahwa Mathla'ul Anwar tidak berpolitik praktis, dan dirinya tidak terlibat dalam aksi dukung-mendukung, apalagi Mathla'ul Anwar sebagai organisasi keagamaan.

"Mathla'ul Anwar tidak boleh berpolitik praktis. Tidak berpihak kepada siapa pun kalau Mathla'ul Anwarnya. Kalo pribadi kan punya hak politik (individual) ya silahkan masing-masing. Ya tidak adalah dukung-mendukung itu, tidak ada kalo saya pribadi, apa lagi Mathla'ul Anwar. Memang di sana ada kader Mathla'ul Anwar yang ikut jadi panitia, Ketua Gema, Ketua Generasi Muda Mathla'ul Anwar, itu hak politik dia kan," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI