Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

KPK Usut Dugaan Ade Yasin Terima Uang dari Kontraktor

Sabtu, 28 Mei 2022 | 14:31 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / JAS
Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin, di Gedung Merah Putih KPK, Kamis, 28 April 2022

Jakarta, Beritasatu.com – Dugaan Bupati nonaktif Bogor Ade Munawaroh Yasin atau Ade Yasin menerima uang dari sejumlah kontraktor diusut tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dugaan tersebut diusut melalui pemeriksaan tiga saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (27/5/2022).

Tiga saksi yang diperiksa yakni dua ajudan Ade Yasin atas nama Anisa Rizky Septiani alias Ica dan Kiki Rizky Fauzi serta honorer pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor Diva Medal Munggaran.

“Dikonfirmasi antara lain terkait dugaan adanya beberapa pertemuan antara tersangka AY (Ade Yasin) dengan beberapa pihak kontraktor di mana diduga dalam pertemuan tersebut ada penerimaan sejumlah uang untuk tersangka AY,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu (28/5/2022).

Tim penyidik KPK juga telah memeriksa wiraswasta Sintha Dec Checawaty dan dari CV Dede Print Dede Sopian. Keduanya dimintai keterangan soal dugaan aliran uang dari pihak swasta untuk Ade Yasin melalui orang kepercayaannya.

“Dikonfirmasi antara lain terkait dugaan aliran penerimaan sejumlah uang dari beberapa pihak swasta untuk tersangka AY melalui orang kepercayaannya,” tutur Ali.

Diketahui, Ade Yasin dan tujuh orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap. Ade Yasin diduga menyuap empat pegawai BPK perwakilan Jawa Barat sekitar Rp 1,9 miliar supaya Pemkab Bogor mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tahun anggaran 2021.

Selain Ade Yasin, KPK juga menetapkan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Maulana Adam; Kasubdit Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor, Ihsan Ayatullah; dan PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Rizki Taufik sebagai tersangka pemberi suap.

Sementara tersangka penerima suap yakni empat pegawai BPK perwakilan Jabar yakni Kasub Auditorat Jabar III, Anthon Merdiansyah; Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor, Arko Mulawan; dan dua orang pemeriksa dari BPK perwakilan Jabar atas nama Hendra Nur Rahmatullah Karwita dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI