SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tiongkok Sedang Bangun Pangkalan Militer di Kamboja

Rabu, 8 Juni 2022 | 09:49 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Pangkalan angkatan laut Ream Kamboja telah menjadi titik lemah dalam hubungan AS-Kamboja selama bertahun-tahun. 

Washington, Beritasatu.com- Tiongkok sedang membangun pangkalan militer untuk angkatan lautnya di Kamboja. Seperti dikutip RT, Selasa (7/6/2022), tuduhan itu dilontarkan media Washington Post yang mengklaim Beijing ingin memperluas pengaruhnya di Indo-Pasifik dengan mendirikan fasilitas angkatan laut di Kamboja.

“Tiongkok sedang membangun pangkalan angkatan laut untuk militernya di Kamboja, dengan Beijing dan Phnom Penh berusaha keras untuk menyembunyikan operasi tersebut,” bunyi laporan Washington Post pada Senin, mengutip pejabat Barat.

Advertisement

Fasilitas itu, yang menempati sebagian Pangkalan Angkatan Laut Ream Kamboja di Teluk Thailand, akan menjadi satu-satunya pos asing kedua Tiongkok setelah pembukaan pangkalan di negara Djibouti di Afrika Timur pada tahun 2017, seorang pejabat Barat mengklaim, berbicara dengan syarat anonimitas.

Pangkalan tersebut dilaporkan terletak di sebelah barat Laut China Selatan. Di sana, Beijing memiliki klaim teritorial yang tumpang tindih dengan beberapa negara. Pangkalan itu akan mampu menampung kapal angkatan laut besar, menurut sumber itu.

‘Kepemimpinan di Beijing melihat Indo-Pasifik sebagai wilayah pengaruh yang sah dan bersejarah bagi Tiongkok. Mereka memandang kebangkitan Tiongkok di sana sebagai bagian dari tren global menuju dunia multipolar di mana kekuatan-kekuatan besar dengan lebih kuat menegaskan kepentingan mereka dalam lingkup pengaruh yang mereka rasakan.,” kata seorang pejabat seperti dikutip.

“Pada dasarnya, Tiongkok ingin menjadi begitu kuat sehingga kawasan itu akan menyerah pada kepemimpinan Tiongkok daripada menghadapi konsekuensinya,” tambah sumber itu.

Washington Post menulis bahwa upacara peletakan batu pertama di Pangkalan Angkatan Laut Ream akan berlangsung pada Kamis (9/6). Sumber mengklaim bahwa Beijing akan mengonfirmasi keterlibatannya dalam perluasan fasilitas Kamboja selama acara tersebut, tetapi akan tetap diam tentang rencana untuk digunakan oleh militer Tiongkok.

“Kesepakatan untuk membangun struktur baru di pangkalan itu diselesaikan pada tahun 2020. Kelak militer Tiongkok memiliki “penggunaan eksklusif bagian utara pangkalan, sementara kehadiran mereka akan tetap disembunyikan,” kata seorang pejabat kedua kepada surat kabar itu.

Untuk menjaga kerahasiaan, sumber tersebut mengklaim delegasi asing yang mengunjungi Pangkalan Angkatan Laut Ream hanya diizinkan mengakses sejumlah lokasi tertentu di dalam kompleks, sementara pasukan Tiongkok di sana mengenakan seragam Kamboja atau pakaian sipil untuk menghindari kecurigaan.

Menurut pejabat itu, Beijing dan Phnom Penh telah berusaha untuk merahasiakan proyek itu karena kekhawatiran tentang reaksi balik di Kamboja karena konstitusi negara Asia Tenggara itu melarang menjadi tuan rumah pangkalan militer negara lain. Sebagai ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tahun ini, Phnom Penh juga tidak ingin dilihat sebagai “pion” orang Tiongkok.

Ketika didekati oleh Washington Post, kedutaan Kamboja di AS menolak klaim oleh pejabat yang tidak disebutkan namanya, menyebut mereka "tuduhan tak berdasar yang dimotivasi untuk membingkai citra Kamboja secara negatif." Kementerian Luar Negeri Tiongkok tidak menanggapi permintaan komentar, menurut surat kabar itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI