SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pemerintah Belanda Bantu Penanganan Banjir Rob di Semarang

Kamis, 9 Juni 2022 | 23:04 WIB
Oleh : Rachman Pratama / CAR
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (kanan).

Semarang, Beritasatu.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terus melakukan evaluasi penanganan banjir rob di wilayah ibu kota provinsi Jawa Tengah. Terbaru, Hendi, sapaan akrabnya, menggelar pertemuan perwakilan Dewan Air Belanda, beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menjajaki kemungkinan kembalinya Belanda terlibat dalam upaya evaluasi yang dilakukan.

Untuk melakukan diskusi awal, Pemerintah Belanda mengirimkan tim program Blue Deal yang terdiri dari perwakilan Otoritas Air Belanda serta Kementerian Luar Negeri Belanda dan Infrastruktur dan Pengelolaan Air. Diharapkan, melalui penjajakan awal yang dilakukan, akan ada skema kerja sama terbaik yang dapat disepakati untuk mempercepat evaluasi penanganan banjir rob di Kota Semarang.

Advertisement

Hendi mengungkapkan ada dua skema yang dijajaki dalam rencana kerja sama Pemerintah Kota Semarang dengan Belanda, yaitu antara pengelolaan pompa secara langsung atau transfer knowledge.

“Bentuk yang pertama adalah bantuan pengelolaan pompa penyedot banjir. Sedangkan bantuan yang kedua, adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui transfer pengetahuan tentang pengendalian banjir," terang Hendi.

Lebih lanjut, dia mengatakan jika kerja sama dengan Pemerintah Belanda melalui program Blue Deal juga dijajaki sampai 31 Desember 2027, atau bahkan dapat diperpanjang hingga 31 Desember 2030.

“Penanggulangan banjir dan rob menjadi salah satu prioritas pembangunan yang terus dilakukan oleh Pemerintah kota Semarang, maka pertemuan dengan perwakilan Belanda ini terus kita jajaki, semoga kebermanfaatannya besar untuk Kota Semarang,” tegasnya.

Di sisi lain, Hendi juga menyebutkan jika komunikasi dengan perwakilan pemerintah Belanda bukan baru kali ini dilakukan olehnya. Sebelum ini, Belanda juga telah terlibat dalam program “kaki kering” di Kota Semarang. Pada 26 Agustus 2021 juga telah dilaksanakan kick-off meeting program Develop2Build (D2B) “Semarang Urban Flood Resilience Project”.

“Semoga kita bersama-sama dapat segera melakukan program penanggulangan banjir yang paling sesuai dan efektif. Pemerintah kota, pihak swasta, seluruh elemen masyarakat, hingga sahabat-sahabat dari luar, kita bergerak bersama menuntaskan persoalan banjir rob ini,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI