SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Konflik Lahan, Masyarakat Kalsel Mengadu ke LPSK dan PBNU

Jumat, 17 Juni 2022 | 18:22 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO
Senior Partner Integrity Law Firm, Denny Indrayana, bersama masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadukan masalah konflik lahan ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Kamis, 16 Juni 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Koalisi masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadukan masalah konflik lahan yang terjadi di daerah mereka kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Mereka juga mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk meminta perlindungan karena masyarakat merasa kerap menjadi korban kriminalisasi. Koalisi masyarakat Kalsel terdiri atas Tim Advokasi Jurkani, Walhi Kalsel, Sawit Watch, dan Integrity Law Firm.

Advertisement

Senior Partner Integrity Law Firm, Denny Indrayana mengatakan, saat ini Kalsel bisa dikatakan dalam keadaan darurat keadilan, penegakan hukum, dan pengelolaan sumber daya alam. Dikatakan, berbagai kasus, dari perampasan lahan warga, aksi premanisme, oknum aparat yang represif, hingga pembunuhan seorang advokat, yakni Jurkani, terjadi di Kalsel.

“Sangat disayangkan, praktik-praktik di atas diduga sering terafiliasi dengan salah satu korporasi milik ASy,” ujar Denny Indrayana.

Menurutnya, kriminalisasi dan praktik mafia di Kalsel perlu menjadi perhatian negara. Para korban dan saksi seakan kehilangan tempat untuk mengadu, sehingga mereka menemui LPSK untuk meminta perlindungan.

Sementara, Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono menggambarkan betapa tingginya teror akibat melawan perbuatan korporasi sawit dan tambang di Kalsel. Ia menceritakan keterangan warga Mekarpura setelah mereka mengadukan soal penggusuran ke Komnas HAM.

“Sepulang dari Komnas HAM, mereka mencari tempat persembunyian, bahkan sampai ada yang ke luar Kalsel, karena dicari dan dikejar oleh 300 preman. Karena itu, kami hadir di LPSK untuk memastikan bahwa Indonesia adalah negara hukum,” ujarnya.

Swary Utami Dewi, dari Lembaga Pembela Hak Sipil dan Politik, mengatakan bahwa LPSK perlu memiliki strategi khusus untuk memberi proteksi bagi masyarakat yang menjadi korban konflik agraria.

“Kejadian ini luar biasa dan harus dihadapi dengan luar biasa pula. Langkah perlindungan LPSK akan menguatkan asa dan harapan masyarakat dalam perjuangan panjang ini,” ujar Swary yang juga bagian Tim Advokasi Jurkani.

Menanggapi itu, Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengaku turut prihatin dengan keadaan bangsa yang tidak banyak berubah setelah memasuki masa reformasi yang lebih dua dekade.

“LPSK bukan hanya akan bertindak apabila menerima aduan, tetapi kami juga diberi kewenangan oleh undang-undang untuk melakukan perlindungan proaktif dan darurat. Jika korban atau saksi mendapat ancaman serius yang membahayakan nyawa, LPSK dapat mengambil langkah darurat,” kata Hasto.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi menambahkan, pihaknya akan memberikan atensi terhadap masalah pertanahan di Kalsel. LPSK juga akan melaporkan masalah ini ke Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Sehari sebelumnya, koalisi juga mengunjungi PBNU untuk menjelaskan praktik mafia yang telah merusak tatanan sosial dan penegakan hukum di Kalsel. PBNU menerima kedatangan koalisi dengan semangat perjuangan yang sama dan akan mengkaji lebih dalam tentang aduan tersebut.

Dalam audiensi dengan PBNU, koalisi mengusulkan beberapa hal, antara lain meninjau lokasi penggusuran lahan dan konflik agraria di Kalsel. Mereka juga meminta PBNU dapat mendirikan pos pengaduan mengingat sulitnya akses keadilan pada lembaga-lembaga formal di Kalsel.

Swary Dwi Utami dari Lembaga Pembela Hak Sipil dan Politik menambahka, “Gajah (kekuatan modal yang besar) ini hanya dapat dilawan dengan berjejaring dengan lembaga-lembaga sebesar NU yang memiliki jalan perjuangan untuk kemaslahatan umat”.

Salah satu Ketua PBNU, Amin Said Husni mengatakan, aduan masyarakat itu akan disampaikan dalam forum rapat harian dan akan dipelajari lebih dalam.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI