SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

20 Kecamatan di Jateng Terendam Rob Perairan Laut Jawa

Selasa, 21 Juni 2022 | 08:36 WIB
Oleh : Rachman Pratama / CAH
Kepala BPBD Jateng, Bergas C Penanggungan bersama Danlanal Semarang, Kolonel Marinir Haryono Masturi memonitor rob di Laut Jawa.

Semarang, Beritasatu.com – Sejumlah daerah di Jawa Tengah saat ini kembali terendam rob akibatnya naiknya air laut pasang di perairan Laut Jawa. Setidaknya ada 20 Kecamatan di 11 daerah di Jawa Tengah yang terendam, yaitu Kabupaten dan Kota Pekalongan, Pemalang, Batang, Brebes, Kota dan Kabupaten Tegal, Kendal, Demak, Jepara dan Kota Semarang.

“Rata-rata ketinggian air rob 40 cm, umumnya merendam jalan raya, namun ada juga yang masuk ke rumah-rumah warga, sehingga menganggu aktivitas’” ungkap Kepala BPBD Jateng, Bergas C Penanggungan, Selasa (21/6/2022)

Advertisement

BPBD Jateng terus melakukan pemantauan di wilayah-wilayah terdampak rob untuk mengetahui kondisi warga. Termasuk di daerah-daerah yang cukup parah seperti Kota Semarang, Pekalongan dan Demak.

“Petugas kami terus memantau kondisi warga, kalau ada yang butuh dukungan atau bantuan, silahkan. Misal makanan atau medis, kami akan langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” terang Kepala BPBD.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Retno Widyaningsih menjelaskan berdasarkan citra satelit altimetri, tinggi muka air laut menunjukkan adanya anomali positif yang berpotensi menyebabkan banjir pesisir lebih tinggi.

“Selain anomali tersebut, adanya fenomena super full moon atau fase bulan purnama yang bersamaan dengan fase pasang air laut tertinggi pada tanggal 18-23 Juni 2022 juga berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut,” ujar Retno Widyaningsih.

Di Jawa Tengah salah satu desa yang cukup parah terdampak rob adalah Desa Bedono di Kecamatan Sayung Demak. Di Desa tersebut 3 dusun terparah dan kini terisolasi adalah dusun Senik, Tambaksari dan Mondoliko. Bahkan ketinggian rob di dusun tersebut bisa mencapai hampir 2 meter.

“Tiga dusun di Desa kami sudah terisolir, rumahnya tenggelam semua, sekarang banyak warga yang pindah dan terpaksa ngekos dengan biaya sendiri,” sebut Kades Bedono, Agus Salim.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI