SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

KPK Cecar Saksi dari Pertamina soal Awal Proses Pengadaan LNG

Rabu, 29 Juni 2022 | 20:05 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / JEM
Ilustrasi KPK.

Jakarta, Beritasatu.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar sejumlah saksi dari PT Pertamina (Persero) dengan pertanyaan-pertanyaan terkait awal mula pengadaan liquefied natural gas (LNG) di perusahaan BUMN itu pada tahun 2011 sampai 2021. Diketahui, KPK kini tengah mengusut dugaan korupsi dalam pengadaan LNG di Pertamina.

Advertisement

Adapun para saksi yang diperiksa yakni karyawan Pertamina atas nama Rina Kartika Sari dan Wiko Migantoro, pegawai Pertamina bernama Achmad Khoiruddin, serta pensiunan Pertamina bernama Djohardi Angga Kusumah. Para saksi diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (28/6/2022).

“Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain masih terkait pendalaman soal mekanisme proses awal dilakukannya pengadaan LNG di PT PTMN (Pertamina) tahun 2011-2021,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (29/6/2022).

Sebagai informasi, KPK menyatakan status penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan LNG di Pertamina sudah memasuki tahap penyidikan. Untuk itu, KPK segera mengumumkan tersangka dalam kasus tersebut. Langkah ini dilakukan setelah dilakukan pengumpulan bahan keterangan di tahap penyelidikan demi menemukan adanya pidana korupsi.

Dikatakan Ali, saat ini tim penyidik KPK terus melakukan pengumpulan alat bukti, di antaranya dengan menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi. Langkah itu dilakukan demi terangnya kasus dugaan korupsi yang tengah diusut tersebut.

Hanya saja, KPK belum mengungkapkan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Ali memastikan, KPK akan segera mengumumkan tersangka dalam kasus dimaksud.

"Pengumuman pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kronologi dugaan perbuatan korupsi yang dilakukan dan pasal-pasal yang disangkakan akan kami sampaikan ketika upaya paksa penangkapan maupun penahanan dilakukan," ungkap Ali, Kamis (23/6/2022).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI