SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Dino Patti Djalal: Indonesia Harus Berani Kritis pada Rusia

Rabu, 29 Juni 2022 | 20:53 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Dino Patti Djalal

Jakarta, Beritasatu.com – Pendiri dan Ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menyatakan, Indonesia harus berani bersikap kritis terhadap Rusia atas invasi yang dilakukan ke Ukraina.

Menurutnya, misi perdamaian Indonesia untuk Ukraina-Rusia yang tengah dijalankan Presiden Jokowi justru akan diuji dalam kunjungan ke Moskwa, Rusia, saat bertemu Presiden Vladimir Putin.

Advertisement

Dino Patti Djalal mengapresiasi misi perdamaian yang dibawa Presiden Jokowi dengan mengunjungi ibu kota Ukraina Kyiv pada Rabu, dan akan berkunjung ke Moskwa. Sebagai ketua (presidensi) G-20 Indonesia memang harus menunjukkan kontribusinya untuk menyelesaikan masalah-masalah global, termasuk invasi Rusia ke Ukraina.

“Sikap FPCI sangat jelas mendukung Ukraina dalam hal ini. Karena negara mereka diserang, wilayah dan kedaulatan mereka dilanggar, serta rakyatnya menderita,” ujar Dino Patti Djalal dalam percakapan dengan Beritasatu.com, Rabu (29/6/2022) malam.

Dino Patti Djalal berharap, setelah melihat kondisi langsung di Ukraina, delegasi Indonesia mau bersikap kritis dan mengingatkan Rusia untuk menghentikan aksinya di Ukraina. “Delegasi Indonesia akan melihat secara langsung apa yang terjadi di sana, bukan lagi dari berita. Mereka akan melihat penderitaan rakyat Ukraina, gedung-gedung serta sekolah yang hancur,” ujarnya.

Menurut Dino Patti Djalal, rakyat Ukraina sudah tentu menginginkan perdamaian. “Kalau ditanya ke Ukraina soal perdamaian, sudah tentu perdamaian itu yang diinginkan rakyat Ukraina dan Presiden Volodymyr Zelensky. Tapi pertanyaan itu harus diarahkan ke Putin dan Rusia, sebagai yang menyerang Ukraina”.

Ia menegaskan, bobot politik bebas aktif Indonesia akan diuji saat berhadapan dengan Rusia. Politik bebas aktif harus konsisten. “Jangan kita hanya bisa bersikap galak dengan Amerika Serikat tapi dengan Rusia kita sungkan. Justru sebagai sahabat, Indonesia harus bisa bersikap kritis dan mengingatkan Rusia akan invasinya ini”.

Dino juga menyatakan, situasi politik di Rusia tengah berubah terutama setelah Uni Eropa menyetujui Ukraina sebagai calon anggota. Kemudian Swedia dan Finlandia yang bakal bergabung dengan NATO setelah Turki mencabut keberatannya. “Dengan kondisi ini apakah Rusia juga mau menyerang dua negara tersebut”.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI