SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

KPK Sambangi Gedung DPRD Kota Depok, Ada Apa?

Kamis, 30 Juni 2022 | 17:34 WIB
Oleh : Achmad Fauzi / FFS
KPK menggelar sosialisasi antikorupsi kepada anggota DPRD Kota Depok, Kamis, 30 Juni 2022.

Depok, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Gedung DPRD Kota Depok, Kamis (30/6/2022).

Kehadiran lembaga antikorupsi ini untuk menyosialisasikan mengenai antikorupsi, termasuk aturan yang wajib dipatuhi oleh anggota DPRD Kota Depok. Sejumlah poin dibahas, di antaranya tentang gratifikasi.

Advertisement

Salah seorang anggota DPRD Depok, Rezky M Noor mengaku mendapat sejumlah pemahaman baru dari sosialisasi ini. Menurutnya penjelasan KPK dalam sosialisasi tersebut dapat mencegahnya dari tindakan korupsi.

“Intinya itu harus dijalankan agar kita lebih berhati-hati, karena kan memang ini sudah ada undang-undangnya. Jadi mana yang boleh dan tidak itu harus dilakukan. Ya banyaklah pengalaman yang didapat,” kata Rezky usai mengikuti sosialisasi, pada Kamis (30/6/22).

Dari penjelasan yang disampaikan tersebut, kader Gerindra itu pun baru tahu jika ada beberapa poin yang ternyata melanggar aturan.

“Dan ternyata saya pernah gitu ya. Misal kondangan ke pejabat ngasih di atas Rp 2 juta. Yang boleh itu minimal Rp 100.000 sampai Rp 1 juta,” ucapnya.

Menurut KPK, pemberian amplop untuk acara undangan tersebut adalah bagian dari gratifikasi dan itu dilarang.

“Karena kan saya pejabat negara juga. Jadi besok-besok mending kasih bunga. Karena hukumannya juga berat. Kita harus lebih hati-hati,” jelasnya.

Selain dilarang memberi dalam jumlah besar, seorang anggota dewan juga tidak boleh menerima hadiah, meski itu hanya sekadar alat musik.

“Pemberian juga enggak boleh. Misal suling atau HP itu enggak boleh,” tuturnya.

Rezky mengatakan, dari paparan yang disampaikan KPK, ada salah satu poin yang patut disyukuri. Dari laporan yang ada pada lembaga tersebut, ternyata Depok masih berada pada level hijau dari kasus korupsi.

“Terpenting Depok masih bagus, warnanya hijau, kalau yang enggak bagus itu warnanya ungu dan paling parah itu hitam. KPK punya data sendiri,” timpalnya.

Rezky juga mengaku merasa cukup nyaman dengan adanya petugas KPK ke DPRD Depok.

“Orang enggak ada salah, ya biasa aja kali,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI