SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kanada Konfirmasi Total 28 Kasus Cacar Monyet

Jumat, 1 Juli 2022 | 10:19 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Orang-orang berbaris di Union Station di Toronto, Ontario, Kanada, pada Senin 20 Juni 2022. Otoritas Kanada mengonfirmasi total 278 kasus cacar monyet di negara itu hingga Rabu 29 Juni 2022

Ottawa, Beritasatu.com- Otoritas Kanada mengonfirmasi total 278 kasus cacar monyet di negara itu hingga Rabu 29 Juni 2022. Seperti dilaporkan Xinhua, Jumat (1/7/2022), kasus-kasus itu telah dilaporkan secara nasional, termasuk empat kasus dari British Columbia, lima kasus dari Alberta, 67 kasus dari Ontario, dan 202 kasus dari Quebec.

Menurut Kepala Petugas Kesehatan Masyarakat Kanada, Theresa Tam, data epidemiologi terbaru menunjukkan bahwa mayoritas kasus cacar monyet adalah laki-laki dan berkisar antara usia 20 dan 69 tahun.

Advertisement

Tam menegaskan kembali bahwa risiko terkena virus cacar monyet tidak eksklusif untuk kelompok atau pengaturan mana pun.

Siapa pun, apa pun jenis kelamin atau orientasi seksualnya, dapat terinfeksi dan menyebarkan virus jika mereka melakukan kontak dekat dengan seseorang yang menderita cacar monyet. Penularan juga bisa terjadi jika melakukan kontak langsung dengan benda pribadi atau bersama mereka, termasuk handuk atau seprai.

Menurut Tam, data epidemiologi terbaru menunjukkan bahwa mayoritas kasus adalah laki-laki dan berkisar antara 20 dan 69 tahun.

Cacar monyet adalah zoonosis sylvatic yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia dan penyakit ini biasanya terjadi di bagian hutan di Afrika Tengah dan Barat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, hal itu disebabkan oleh virus cacar monyet yang termasuk dalam keluarga orthopoxvirus.

Seperti dilaporkan Forbes, Kamis (30/6), kasus cacar monyet terus meningkat di Inggris, dengan lebih dari 1.000 tercatat sejak wabah dimulai. Secara total, 1.076 kasus telah dikonfirmasi di negara itu, dengan jumlah itu diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari dan minggu mendatang.

Virus langka ini dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, demam, menggigil, nyeri otot, dan lesi khas. Tetapi WHO telah memperingatkan bahwa kasus-kasus dalam wabah saat ini disajikan secara berbeda dengan kasus-kasus sebelumnya,
Secara historis, virus cenderung berpindah dari hewan ke manusia. Tetapi kasus-kasus saat ini tampaknya menyebar dari orang ke orang.

Para ahli mengatakan cacar monyet tidak mungkin menyebabkan pandemi mematikan di jalur Covid-19 karena beberapa alasan, termasuk fakta bahwa itu tampaknya tidak menyebar dengan mudah. Vaksin cacar juga dianggap efektif melawan virus, yang dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh yang terinfeksi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI