SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Lili Pintauli Dikabarkan Mundur dari KPK

Jumat, 1 Juli 2022 | 10:21 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / WM
Lili Pintauli Siregar.

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya di lembaga antirasuah itu. Kabar tersebut mencuat di tengah penanganan kasus dugaan pelanggaran etik oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK terhadap Lili.

Advertisement

Untuk memastikan kabar tersebut, Beritasatu.com pada Jumat (1/7/2022) telah mencoba untuk meminta konfirmasi Lili Pintauli, Ketua KPK Firli Bahuri, dan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. Hanya saja, hingga berita ini dibuat ketiganya belum menyampaikan respons.

Meski demikian, sebelumnya Firli Bahuri sempat menyatakan tidak mengetahui soal kabar penguduran diri Lili.

"Wah aku belum tahu," kata Firli di Gedung DPR usai rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR, Kamis (30/6/2022).

Sebagai informasi, Dewas KPK melanjutkan kasus dugaan pemberian fasilitas menonton MotoGP Mandalika kepada Lili ke sidang etik. Adapun sidang etik rencananya bakal digelar 5 Juli 2022.

"Ya sidang etik bagi LPS (Lili Pintauli Siregar) dijadwalkan tanggal 5 Juli 2022," ujar anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris dalam keterangannya.

Perlu diketahui, Lili Pintauli dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga menerima sejumlah fasilitas untuk menonton ajang MotoGP Mandalika, Lombok dari sebuah perusahaan BUMN.

Berdasarkan informasi yang diterima, Lili diduga mendapatkan tiket MotoGP Mandalika di Grandstand Premium Zona A-Red serta fasilitas penginapan di Amber Lombok Beach Resort.

Sebelumnya, Dewas KPK pernah menjatuhkan sanksi berat berupa pemotongan gaji sebesar 40 persen dari total gaji pokok selama satu tahun kepada Lili Pintauli Siregar karena terbukti melanggar kode etik.

Lili terbukti berkomunikasi secara langsung dengan pihak berperkara di KPK dalam hal ini Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M Syahrial. Selain itu, Lili juga terbukti telah memanfaatkan posisinya sebagai pimpinan KPK untuk menekan Syahrial agar menyelesaikan persoalan kepegawaian adik iparnya, Ruri Prihatini Lubis di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kualo Tanjungbalai.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI