SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

KPK Belum Terima Konfirmasi soal Pengunduran Diri Lili Pintauli

Jumat, 1 Juli 2022 | 11:46 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / WM
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar menyampaikan klarifikasi dalam konperensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 30 April 2021.

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya di lembaga antirasuah itu. Terkait hal itu, KPK mengaku belum menerima konfirmasi dari Lili berkaitan dengan kabar pengunduran dirinya.

Advertisement

“Terkait Informasi yang beredar di masyarakat mengenai pengunduran diri pimpinan KPK, Ibu LPS (Lili Pintauli Siregar), kami sampaikan bahwa informasi yang kami peroleh sampai dengan saat ini, pimpinan KPK Ibu Lili Pintauli Siregar belum mengonfirmasi perihal tersebut,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (1/7/2022).

Dikatakan Ali, Lili masih berkonsentrasi melaksanakan tugas serta agenda kerja lainnya. Tidak kalah penting, Ali juga menyatakan komitmen KPK untuk mendukung proses penegakan etik terhadap Lili yang tengah ditangani oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK saat ini.

“Karena kami meyakini, bahwa penegakan kode etik insan komisi adalah bagian dari upaya penguatan pemberantasan korupsi yang dilaksanakan oleh KPK,” ujar Ali.

Sebagai informasi, mencuat kabar soal pengunduran diri Lili Pintauli dari KPK. Kabar tersebut mencuat di tengah penanganan kasus dugaan pelanggaran etik oleh Dewas KPK terhadap Lili. Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri sempat menyatakan tidak mengetahui soal kabar pengunduran diri Lili.

"Wah aku belum tahu," kata Firli di Gedung DPR usai rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR, Kamis (30/6/2022).

Perlu diketahui, Dewas KPK melanjutkan kasus dugaan pemberian fasilitas menonton MotoGP Mandalika kepada Lili ke sidang etik. Adapun sidang etik rencananya bakal digelar 5 Juli 2022.

"Ya sidang etik bagi LPS (Lili Pintauli Siregar) dijadwalkan tanggal 5 Juli 2022," ujar anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris dalam keterangannya.

Lili Pintauli dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga menerima sejumlah fasilitas untuk menonton ajang MotoGP Mandalika, Lombok dari sebuah perusahaan BUMN.

Berdasarkan informasi yang diterima, Lili diduga mendapatkan tiket MotoGP Mandalika di Grandstand Premium Zona A-Red serta fasilitas penginapan di Amber Lombok Beach Resort.

Sebelumnya, Dewas KPK pernah menjatuhkan sanksi berat berupa pemotongan gaji sebesar 40 persen dari total gaji pokok selama satu tahun kepada Lili Pintauli Siregar karena terbukti melanggar kode etik.

Lili terbukti berkomunikasi secara langsung dengan pihak berperkara di KPK dalam hal ini Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M Syahrial. Selain itu, Lili juga terbukti telah memanfaatkan posisinya sebagai pimpinan KPK untuk menekan Syahrial agar menyelesaikan persoalan kepegawaian adik iparnya, Ruri Prihatini Lubis di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kualo Tanjungbalai.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI