SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

KPK Dukung Penanganan Kasus Etik Lili Pintauli Siregar

Jumat, 1 Juli 2022 | 12:16 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / JEM
Lili Pintauli Siregar.

Jakarta, Beritasatu.com – Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah menangani kasus dugaan pelanggaran etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Terkait itu, KPK menegaskan komitmen mendukung penanganan kasus etik Lili Pintauli oleh Dewas KPK.

“KPK tentu mendukung proses penegakan etik yang sedang berlangsung di Dewan Pengawas KPK sebagaimana tugas dan kewenangannya yang diatur dalam Pasal 37B UU KPK,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (1/7/2022).

Advertisement

Ali menyampaikan keyakinan KPK terkait penanganan kasus dugaan pelanggaran etik Lili Pintauli oleh Dewas. Dikatakan, proses tersebut dapat menguatkan tugas KPK.

“Karena kami menyakini, bahwa penegakan kode etik insan komisi adalah bagian dari upaya penguatan pemberantasan korupsi yang dilaksanakan oleh KPK,” ujar Ali.

Sebagai informasi, Dewas KPK melanjutkan kasus dugaan pemberian fasilitas menonton MotoGP Mandalika kepada Lili ke sidang etik. Adapun sidang etik rencananya bakal digelar 5 Juli 2022.

"Ya sidang etik bagi LPS (Lili Pintauli Siregar) dijadwalkan tanggal 5 Juli 2022," ujar anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris dalam keterangannya.

Perlu diketahui, Lili Pintauli dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga menerima sejumlah fasilitas untuk menonton ajang MotoGP Mandalika, Lombok dari sebuah perusahaan BUMN.

Berdasarkan informasi yang diterima, Lili diduga mendapatkan tiket MotoGP Mandalika di Grandstand Premium Zona A-Red serta fasilitas penginapan di Amber Lombok Beach Resort.

Sebelumnya, Dewas KPK pernah menjatuhkan sanksi berat berupa pemotongan gaji sebesar 40 persen dari total gaji pokok selama satu tahun kepada Lili Pintauli Siregar karena terbukti melanggar kode etik.

Lili terbukti berkomunikasi secara langsung dengan pihak berperkara di KPK dalam hal ini Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M Syahrial. Selain itu, Lili juga terbukti telah memanfaatkan posisinya sebagai pimpinan KPK untuk menekan Syahrial agar menyelesaikan persoalan kepegawaian adik iparnya, Ruri Prihatini Lubis di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kualo Tanjungbalai.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI