SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ribuan Jemaah Haji Mulai Tiba di Kota Suci Mekah

Jumat, 1 Juli 2022 | 18:23 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Kelompok peziarah pertama di tengah wabah Covid-19 yang melakukan Tawaf mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). 

Mekah, Beritasatu.com - Ribuan jemaah haji mulai tiba di kota suci Mekah di Arab Saudi pada hari Jumat (1/7/2022), di antara sekitar satu juta Muslim yang diperkirakan menghadiri musim haji 2022, setelah dua tahun gangguan besar yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Jemaah haji terbungkus jubah putih, dengan beberapa di antaranya membawa payung melawan matahari gurun yang membakar. Ratusan jemaah mulai melakukan ritual haji pertama, yang melibatkan berjalan dalam lingkaran di sekitar Ka'bah, bangunan suci di pusat Masjidil Haram.

Advertisement

"Alhamdulillah... Tidak mungkin menggambarkan perasaan saya saat ini," kata Ahmed Sayed Mahmoud, seorang jemaah haji asal Mesir. “Berada di Masjidil Haram dan di tanah dua masjid suci membuat saya sangat bahagia.”

Arab Saudi, rumah bagi situs-situs tersuci Islam di Mekah dan Madinah, mengizinkan kembali para jemaah haji asing tahun ini untuk menunaikan ibadah. Hanya beberapa ribu warga dan penduduk Saudi yang menghadiri ibadah tahunan dalam dua tahun terakhir, akibat Covid-19 mendatangkan malapetaka di seluruh ekonomi global dan membatasi perjalanan.

Namun pihak berwenang mengatakan hanya satu juta orang jemaah haji yang dapat menunaikan ibadah musim 2022, kurang dari setengah dari tingkat pra-pandemi, dan akses dibatasi untuk peziarah berusia 18 hingga 65 tahun yang telah sepenuhnya divaksinasi atau diimunisasi terhadap virus dan tidak menderita penyakit kronis. .

Petugas keamanan bercampur dengan jamaah di dalam masjid. Sebuah jaringan kamera pengintai mengawasi sekelilingnya dan pos pemeriksaan mengontrol akses ke kota untuk membantu memastikan ibadah haji musim ini bebas insiden.

Selama bertahun-tahun, kerajaan Arab Sayudi telah menghabiskan miliaran dolar untuk membuat salah satu aktivitas keagamaan terbesar di dunia lebih aman. Haji, kewajiban sekali seumur hidup bagi setiap Muslim berbadan sehat yang mampu, merupakan sumber pendapatan utama bagi pemerintah dari penginapan, transportasi, biaya dan hadiah jemaah haji.

Rencana reformasi ekonomi Putra Mahkota Mohammed bin Salman bertujuan untuk meningkatkan kapasitas umrah dan haji menjadi 30 juta peziarah setiap tahun dan menghasilkan pendapatan 50 miliar riyal pada tahun 2030.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: cna/reuters


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI