SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Babak Baru Kerja Sama Indonesia-UEA

Sabtu, 2 Juli 2022 | 23:40 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun, Whisnu Bagus Prasetyo / AB
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan. 

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia makin getol membidik investasi asing untuk membiayai sejumlah agenda pembangunan nasional. Salah satu yang disasar adalah negara kaya minyak Uni Emirat Arab (UEA). Keseriusan Indonesia menggaet investasi dari negara petrodolar itu dibuktikan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (30/6/2022) sampai Jumat (1/7/2022) yang menghasilkan sejumlah kerja sama.

Sebelum kunjungan Jokowi kali ini, sejatinya UEA dan Indonesia sudah menjalin kolaborasi. Pada November 2022, perusahaan investasi berkelanjutan Abu Dhabi Growth Fund (ADG) menyatakan komitmennya berinvestasi di Indonesia melalui portofolio ekuitas likuid maupun non-likuid.

Advertisement
Pertemuan para menteri Indonesia dan Uni Emirat Arab.

Hal ini sejalan dengan komitmen investasi yang telah dilayangkan UEA di Indonesia senilai US$ 10 miliar atau Rp 142 triliun melalui dana abadi Indonesia atau sovereign wealth fund (SWF) bernama Indonesia Investment Authority (INA).

ADG dan INA kala itu menandatangani perjanjian kerangka kerja investasi yang akan ditindaklanjuti dengan berbagai bentuk investasi keuangan berimbal hasil tinggi, baik strategi ekuitas likuid maupun non-likuid.

"Perjanjian yang ditandatangani bertujuan untuk menempatkan modal di berbagai instrumen keuangan," tulis keterangan resmi INA.

UEA akan menjadi investor jangkar (anchor investor) bagi INA setelah komitmen investasi US$ 10 miliar atas arahan putra mahkota UEA, Mohammed bin Zayed Al Nahyan, pada Maret 2021. Sepanjang 2021, serangkaian kesepakatan kerja sama telah dibuat antara UEA dan Indonesia di sektor-sektor strategis, seperti infrastruktur, pariwisata, dan pertanian.

Untuk diketahui, ADG merupakan anak usaha dari ADQ yang didirikan pada Juli 2021. Perusahaan ini adalah pengelola dana investasi yang berfokus pada pertumbuhan. ADG memiliki mandat untuk menjalankan beragam strategi dengan tujuan untuk menghasilkan keuntungan finansial tinggi bagi pemegang sahamnya, yakni Emirat Abu Dhabi. ADG berinvestasi terutama dalam ekuitas swasta, modal ventura, hedge fund, dan ekuitas publik.

Untuk merayu UEA berinvestasi di Indonesia bukan perkara mudah. Tak heran peringkat investasi UEA di Tanah Air masih di urutan tidak terlalu baik karena aturan berinvestasi ke Indonesia begitu sulit, sehingga negara ini enggan berinvestasi. Kendati demikian, berkat komunikasi dari Presiden Jokowi, Pemerintah UEA maupun pengusahanya mau mengeluarkan dana untuk berinvestasi di Indonesia.

"Memang enggak gampang itu meyakinkan orang Arab (UEA) ini (berinvestasi ke Indonesia, Red), enggak gampang, jujur saja. Namun, kita harus mempunyai satu strategi yang harus ada chemistry. Hubungan baik raja di Uni Emirat Arab dengan Bapak Presiden, Pak Jokowi itu hubungannya erat sekali," ujar Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam sebuah kesempatan.

Investasi dari UEA saat baru berada pada urutan 20-an. Namun, pemerintah sedang mengupayakan agar UEA bisa menjadi investor terbesar yang masuk dalam 10 besar.

Neraca perdagangan Indonesia-Uni Emirat Arab.

Kunjungan Jokowi
Untuk memuluskan rencana investasi UEA ke Indonesia, Jokowi singgah ke negara Timur Tengah itu selepas berkunjung ke Ukraina dan Rusia. Dalam kesempatan itu, Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan dan Presiden Jokowi menyaksikan pertukaran dokumen Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA) yang telah disepakati kedua negara di Istana Al Shatie, Abu Dhabi, Jumat (1/7/2022).

Adapun perjanjian kerja sama IUAE-CEPA yang telah ditandatangani kedua pihak meliputi:
1. Nota kesepahaman manajemen proyek bersama tentang mangrove antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia dengan Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA.
2. Protokol perubahan nota kesepahaman antara Indonesia dan UEA tentang kerja sama kelautan dan perikanan.
3. Nota kesepahaman antara Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia dengan Kementerian Kesehatan UEA tentang kontrol vaksin dan obat-obatan.
4. Protokol tentang kerja sama di bidang industri pertahanan dan pengadaan alat militer.
5. Nota kesepahaman dan kerja sama antara Universitas Nahdlatul Ulama dengan Universitas Kemanusiaan Mohammed bin Zayed.
6. Kontrak pembelian landing platform dock (LPD) antara PT PAL Indonesia dengan Angkatan Laut Uni Emirat Arab.

Menteri BUMN Erick Thohir yang turut serta dalam pertemuan mengatakan para investor dan pengusaha UEA optimistis untuk bekerja sama dalam beberapa proyek kedua negara.

"Alhamdulillah pertemuan Bapak Presiden dengan beberapa perusahaan investasi dari Abu Dhabi sangat optimistis untuk bekerja sama dalam beberapa proyek yang bisa disinergikan antara dua negara, yaitu UAE, Abu Dhabi, dengan tentunya Indonesia," ujar Erick selepas pertemuan.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir berbincang di sela kunjungan di Uni Emirat Arab.

Menteri BUMN mengatakan setidaknya ada empat poin yang didiskusikan Presiden Jokowi dengan para pengusaha. Pertama, terkait logistik udara. Pada era yang penuh ketidakpastian dalam logistik dan rantai pasok, Indonesia dan UEA bisa menjadi mitra yang saling menguntungkan.

Indonesia, kata Erick, sebagai pusat supply chains karena kaya dengan sumber daya alam, seperti energi, pangan, dan lain-lain. Secara bersamaan UEA bisa menjadi jendela untuk Indonesia melakukan transaksi barang-barang lokal ke luar negeri.

"Ini juga jadi bagian pembukaan lapangan kerja yang sangat besar untuk Indonesia dan bagaimana kita bisa memaksimalkan kerja sama ekonomi," jelasnya.

Kedua, mengenai Ibu Kota Nusantara (IKN). Erick menjelaskan bahwa Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi dan penduduk yang pesat perlu membuat ibu kota baru. Erick menyatakan bahwa pemerintah perlu menyiapkan kota masa depan untuk penduduk yang saat ini mayoritas berusia muda.

"Dengan sistem dari teknologi terbarukan kita harus menyiapkan kota masa depan. UEA sendiri dan Abu Dhabi sangat optimistis melihat ini sesuatu yang baik karena melihat percontohan kota-kota besar di dunia yang sekarang juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masing-masing negaranya," papar Erick.

Langkah mantap UEA menanamkan modalnya di IKN dibuktikan dengan kesepakatan membentuk pendanaan pembangunan IKN (IKN Fund) melalui Indonesia Investment Authority (INA).

"Beberapa tindak lanjut yang akan dilakukan terkait dengan rencana investasi di IKN, antara lain adalah pembentukan pendanaan pembangunan IKN berupa IKN Fund oleh INA dengan pihak UEA," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers secara daring, Jumat (1/7/2022).

Retno menuturkan pemerintah tengah menggodok rancangan peraturan pemerintah (PP) terkait investasi di IKN. "Terus dibahas implementasi komitmen investasi UEA untuk pembangunan IKN. Jadi masalah investasi untuk IKN terus dibahas oleh kedua negara," kata Retno.

Ketiga, pembangunan wisata laut dalam konteks ekonomi biru atau blue economy. Presiden Jokowi ingin agar pembangunan ekonomi biru tersebut dapat turut menjaga alam Indonesia, tidak sekadar mengeksploitasinya.

Indonesia mempunyai Raja Ampat dan Pulau Komodo yang sangat dilindungi. Bagaimana Indonesia dan UEA membangun peta ekonomi biru secara menyeluruh, serta wisata laut yang friendly dengan alam dan industri cruise atau wisata.

Saat ini INA tengah memproses realisasi investasi di berbagai proyek dengan memanfaatkan komitmen investasi UEA yang sudah ada sebelumnya sebesar US$ 10 miliar. Retno menyatakan ada beberapa proyek yang sedang dibahas dengan dana US$ 10 miliar tersebut. Salah satunya Komodo Fund. Pendanaan ini dialokasikan untuk mendukung perusahaan-perusahaan startup.

"Komodo Fund diperuntukkan bagi dukungan startup di bidang digital, pembangunan jalan tol, pengembangan terminal kontainer di pelabuhan Tanjung Priok, dan pengembangan cargo village di Bandara Soekarno Hatta," jelas Retno.

Keempat, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai perbandingan kebijakan keuangan Indonesia dengan banyak negara. Hal itu dilakukan agar Indonesia bisa lebih kompetitif dan bisa terus menjaring investasi.

Presiden Joko Widodo berdialog dengan investor dan pengusaha di Hotel Emirates Palace, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Untuk diketahui, para pengusaha dan investor yang hadir adalah National Security Advisor Sheikh Tahnoun bin Zayed Al Nahyan, CEO Group G42 Ltd Peng Xiao, CEO Abu Dhabi Holding Mohamed Hassan Al Suwaidi, dan Executive Director Lulu Group.

Negara Kaya
UEA merupakan salah satu negara di pantai Teluk Persia, berbatasan dengan Arab Saudi dan Oman. Sebagai negara dan kota dengan laju pertumbuhan ekonomi tinggi, negara produsen minyak, UEA membutuhkan banyak tenaga profesional dari luar negeri. Tenaga profesional Indonesia di Dubai dan UEA bergerak, antara lain di bidang perminyakan, engineering, ICT, dan sipil.

Sebagai kota perdagangan dan salah satu pusat logistik utama dunia, Dubai sangat strategis sebagai hub untuk pengembangan jaringan mitra usaha dan perluasan pasar produk Indonesia ke Timur Tengah, Afrika, maupun Eropa. Dengan potensi sasaran pasar yang cukup luas, hampir semua jenis produk Indonesia, baik produk yang termasuk 10 komoditas utama ekspor maupun komoditas non-utama memiliki potensi pasar di Dubai.

UEA sebagai anggota Gulf Cooperation Council (GCC) merupakan salah satu pasar ekspor nontradisional Indonesia. Data Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan total perdagangan Indonesia-UAE pada periode Januari-Juni 2021 tercatat US$ 1,85 miliar. Ekspor Indonesia ke UEA pada Januari-Juni 2021 sebesar US$ 852,26 juta, sedangkan impor Indonesia dari UAE pada periode yang sama sebesar US$ 1 miliar.

Total perdagangan Indonesia-UAE pada 2020 sebesar US$ 2,92 miliar. Ekspor Indonesia ke UEA pada 2020 sebesar US$ 1,24 miliar, sedangkan impor Indonesia dari UAE sebesar US$ 1,68miliar. Produk ekspor Indonesia ke UEA pada 2020, yaitu palm oil and its fractions (US$ 141,4 juta), articles of jewelry and parts thereof (US$ 92, juta), tubes, pipes and hollow profiles (US$ 91,7 juta), motor cars and other motor vehicles for transport of persons (US$ 79,7 juta); dan woven fabrics of synthetic filament yarn (US$ 60,1 juta).

Sementara, impor Indonesia dari UAE pada 2020, yaitu semi-finished products of iron or non-alloy steel (US$ 143,2
juta), acyclis hydrocarbons (US$ 65,3 juta), unwrought aluminium (US$ 52,4 juta), colloidal precious metals (US$ 49,8 juta), polymers of propylene (US$ 45,0 juta), polymer of ethylene (US$ 28,7 juta), gold (US$ 22,9 juta), sulphur of all kinds (US$ 15,3 juta), dates, figs (US$ 11,1 juta), dan copper waste and scrap (US$ 7,6 juta).

Berdasarkan data Kementerian Investasi, realisasi investasi asal UEA pada 2021 tercatat sebesar US$ 16,14 juta dengan 77 proyek, sementara realisasi investasi UEA di Indonesia pada Januari-September 2021 sebesar US$ 7,8 juta. Akumulasi realisasi investasi UEA di Indonesia pada periode 2016 hingga triwulan III 2021 mencapai US$ 250,7 juta dan berada pada peringkat ke-27.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berbincang dengan koleganya saat mendampingi Presiden Joko Widodo berkunjung ke Uni Emirat Arab.

Investasi asal UEA didominasi sektor tanaman pangan dan perkebunan dengan total realisasi US$ 109,0 juta (43,5%), serta 71% total realisasi investasi PEA di Indonesia berlokasi di luar Pulau Jawa. Sisanya minyak bumi (crude oil), pelumas, aluminium, bahan kimia, dan bijih plastik.

Perusahaan investasi UEA, seperti Emaar, Dubai World, Drydock, Limitles, dan Etisalat, telah membenamkan modalnya di Indoensia. Drydock pada 2013 menjalin kemitraan investasi dengan salah satu perusahaan swasta nasional Indonesia, yakni PT Bina Bangun Bahari untuk mengembangkan area industri di Batam dengan nilai investasi US$ 2,5 miliar.

Di samping itu, baik Indonesia maupun UEA aktif mengikuti kegiatan pameran yang diselenggarakan oleh masing-masing negara. Beberapa pameran internasional yang diikuti oleh pengusaha Indonesia setiap tahun, antara lain Arab Health-Dubai, Gulffood, Cabsat (Cable Satellite Exhibition), Gulfood, Paperworld, Arabian Travel Mart (ATM), Beauty World Wellness and Spa Dubai, Annual Investment Meeting (AIM), Auto Mechanical dan Big5.

Sedangkan pameran dagang internasional yang diikuti oleh pengusaha UEA di Indonesia, yakni Pameran “Merchandise & Commodity (Resources Indonesia), Jakarta International Houseware Fair (JIHF), Jakarta Handicraft Trade Fair (Inacraft) dan Trade Expo Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI