SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Hasil Positif Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia Harus Ditindaklanjuti

Sabtu, 2 Juli 2022 | 22:52 WIB
Oleh : LES
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo di Kremlin di Moskwa pada 30 Juni 2022.

Bogor, Beritasatu.com - Hasil positif kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia baru-baru ini sudah semestinya ditindaklanjuti para menteri luar negeri (Menlu) G-20 yang akan bertemu di Bali, kata seorang diplomat veteran RI.

"Hasil positif kunjungan Presiden Jokowi itu harus segera ditindaklanjuti semua anggota G-20 saat pertemuan Menlu G-20 di Bali pada 8-10 Juli 2022," kata Sugeng Rahardjo, mantan Dubes RI untuk Afrika Selatan, Sabtu (2/7/2022).

Advertisement

G-20 adalah forum kerja sama beranggotakan Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Tiongkok, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Republik Korea, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.

Untuk pertama kalinya, Indonesia memegang presidensi forum internasional yang fokus pada koordinasi kebijakan di bidang ekonomi dan pembangunan ini dari 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.

Menurut diplomat veteran ini, setidaknya ada empat poin positif dari kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina, dan Rusia seusai menghadiri KTT G-7 di Jerman.

"Pertama, didorong adanya ruang untuk berdialog serta mencari titik temu guna mencapai kesepakatan damai. Kedua, Ukraina dan Rusia sepakat membuka jalur ekspor gandung dari Ukraina dan komoditas biji-bijian serta pupuk dari Rusia," kata Sugeng.

Poin ketiga terkait dengan kesepakatan negara-negara anggota Group of 7 (G-7) untuk tidak mengenakan sanksi ekonomi atas komoditas biji-bijian serta pupuk Rusia, katanya.

"Keempat, G-7 dan Rusia menyepakati gandum, komoditas biji-bijian, dan pupuk masuk kembali dalam rantai pasok pasar dunia," kata mantan Irjen Deplu RI (kini Kemlu) dan penerima Satya Lencana Karya Satya ini.

Saat menghadiri KTT G-7 di Elmau, Jerman, pada 27 Juni 2022, Presiden Jokowi menekankan komitmen dan upaya Indonesia untuk perubahan iklim dan transisi energi namun Indonesia membutuhkan investasi dalam jumlah besar disertai transfer teknologi.

Setelah menghadiri KTT yang dihadiri para pemimpin Jerman, Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Kanada, Prancis, dan Italia, serta India itu, Presiden Jokowi melanjutkan lawatannya untuk misi perdamaian ke Ukraina dan Rusia.

Presiden RI itu diterima Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Istana Maryinsky, Kyiv, pada 29 Juni, serta Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, pada 30 Juni.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI