SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Puluhan Hektare Tanaman Cabai di Lampung Terancam Gagal Panen

Sabtu, 2 Juli 2022 | 22:58 WIB
Oleh : Roy Triono / FFS
Akibat cuaca ekstrem, puluhan hektare tanaman cabai di dua kampung di Kecamatan Menggala timur, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung terancam gagal panen.

Tulang Bawang, Beritasatu.com - Harga cabai yang sedang meroket, tidak sepenuhnya dapat dinikmati oleh para petani. Selain jauhnya selisih antara harga di tingkat petani dengan harga pasar, para petani cabai juga harus menghadapi cuaca ekstrem yang membuat mereka terancam gagal panen.

Bahkan, terdapat puluhan hektare tanaman cabai di Kampung Bedaro Indah dan Kampung Sungai Luar, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung yang terancam gagal panen akibat cuaca ekstrem.

Advertisement

Puluhan hektare tanaman cabai milik petani di dua kampung tersebut mengalami kerusakan akibat terserang hama sejak dua pekan terakhir.

Mujayat (46) salah seorang petani cabai di Kampung Bedaro Indah mengatakan, dampak dari cuaca ekstrem membuat hama dengan mudah menyerang tamanan cabai. Akibatnya, tanaman cabai milik Mujayat rusak karena hama menyerang batang dan buah cabai.

"Pohon dan buah cabainya rusak tidak berkembang lagi, batangnya busuk dan buah cabainya ada yang mengering dan ada yang busuk," kata Mujayat, Sabtu (2/7/2022).

Mujayat menuturkan, para petani telah berupaya mencegah dan menekan kerusakan pada tamanan cabai yang terserang hama dengan obat hama jenis organik maupun non-organik.

"Sekarang petani hanya bisa pasrah berharap ada perhatian dari pemerintah daerah," ujar Mujayat.

Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Jayudin mengatakan, cuaca ekstrem berdampak pada hasil panen cabai para petani. Hal ini mengingat, cuaca ekstrem membuat hama menyerang tamanan cabai para petani.

Menurut Jayudin, tingginya harga cabai di pasar tidak sepenuhnya dapat dinikmati oleh para petani cabai. Hal ini karena hasil panen cabai para petani menurun drastis sebagai dampak dari cuaca yang tidak menentu dan serangan hama.

"Turunnya hasil panen cabai, tidak sebanding dengan biaya tanam dan biaya operasional yang telah dikeluarkan para petani," kata Jayudin.

Jayudin mengungkapkan, para petani berharap ada perhatian dan solusi dari pemerintah daerah.

"Ya semoga ada perhatian dari Pemda Tulang Bawang," ujar Jayudin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI