SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pakar Sebut Covid-19 Masih Akibatkan Kematian di AS

Minggu, 3 Juli 2022 | 09:16 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Paramedis memindahkan pasien terinfeksi Covid-19 di Miami, Florida, Amerika Serikat.

New York, Beritasatu.com- Pakar kesehatan menyebut Covid-19 masih mengakibatkan kematian di Amerika Serikat (AS). Seperti dilaporkan Xinhua, Jumat (1/7/2022), lebih dari sejuta orang telah meninggal karena Covid-19 di AS.

Pakar mengatakan orang-orang terus meninggal akibat virus tersebut meskipun vaksin Covid-19 tersedia secara luas dan tingkat kekebalan yang meningkat. Namun vaksinasi tidak dilakukan berbondong-bondong seperti mereka. pernah melakukannya. NBC10 Boston melaporkan pada Kamis (30/6), mengutip dokter Boston.

Advertisement

"AS telah mengalami tiga varian utama sejak awal pandemi: Alpha, Delta, dan Omicron. Masing-masing mengambil alih sebagai strain dominan dan memicu gelombang kasus Covid di seluruh negara bagian dan negara," kata laporan itu.

Sekarang, dua subvarian Omicron baru yang sangat menular berada di jalur untuk menggantikan nenek moyangnya, dan prospek varian yang sama sekali baru selalu ada di depan mata, kata laporan itu mengutip para ahli.

Meskipun ada pertumbuhan substansial dalam kekebalan kolektif melalui pengembangan vaksin dan infeksi alami, orang masih dan akan terus meninggal karena Covid-19.

"Semakin banyak orang diperkirakan meninggal karena virus, dengan beberapa memproyeksikan lebih dari 900.000 kematian di Amerika Serikat selama tahun depan," tambahnya.

Hampir 541 juta kasus Covid-19 telah dilaporkan di seluruh dunia sejak pecahnya pandemi, dan lebih dari 6,3 juta orang telah meninggal setelah tertular virus tersebut.

Infeksi telah dilaporkan di 228 negara dan wilayah sejak kasus pertama diidentifikasi di Tiongkok pada Desember 2019. Lebih dari 516 juta orang telah pulih dari virus tersebut.

AS, India, dan Brasil telah melihat jumlah kasus terkonfirmasi tertinggi, diikuti oleh Prancis, Jerman, Inggris, Rusia, Korea Selatan, Italia, dan Turki.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI