SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Lukashenko Klaim Belarusia Cegat Serangan Rudal Ukraina

Minggu, 3 Juli 2022 | 11:26 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Alexander Lukashenko

Moskwa, Beritasatu.com- Presiden Alexander Lukashenko mengklaim Belarusia mencegat upaya serangan rudal Ukraina pada Sabtu (2/7/2022). Seperti dilaporkan Reuters, Ukraina telah mencoba untuk menyerang fasilitas militer di wilayah Belarusia tiga hari lalu.

Kantor berita pemerintah Belta melaporkan semua misil dari Ukraina telah dicegat.

Advertisement

Lukashenko mengatakan Belarus tidak menginginkan perang dengan Ukraina, tetapi akan berperang jika wilayahnya sendiri diserbu. Dia tidak memberikan bukti atas klaim tersebut.

Militer Ukraina tidak segera berkomentar atau tuduhan Belarusia.

"Mereka memprovokasi kami. Saya harus memberi tahu Anda, tiga hari lalu, mungkin sedikit lebih lama, upaya untuk menyerang fasilitas militer di wilayah Belarusia dilakukan dari wilayah Ukraina," kata Lukashenko seperti dikutip Belta.

“Tapi, syukurlah, sistem antipesawat Pantsir berhasil mencegat semua rudal yang diluncurkan oleh angkatan bersenjata Ukraina,” ujarnya.

Lukashenko mengatakan tidak ada pasukan dari Belarus yang bertempur dalam apa yang disebut Moskwa sebagai "operasi militer khusus" di Ukraina.

Belarusia adalah sekutu dekat Rusia dan mengizinkan Moskwa menggunakan wilayah Belarusia untuk mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari.

Belarusia telah memberikan dukungan logistik ke Moskwa sejak invasi Rusia, terutama dalam beberapa minggu pertama. Seperti Rusia, Belarusia telah menjadi sasaran sanksi Barat wwalaupun secara resmi tidak terlibat dalam konflik tersebut.

"Serangan hari ini secara langsung terkait dengan upaya Kremlin untuk menyeret Belarusia sebagai pihak yang berperang bersama ke dalam perang di Ukraina," kata dinas intelijen Ukraina.

Serangan itu terjadi menjelang pertemuan yang direncanakan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Belarusia dan sekutu dekatnya Alexander Lukashenko di Saint Petersburg pada hari Sabtu.

Kementerian luar negeri Rusia pada hari Jumat mengutuk keputusan Brussel untuk memberikan status kandidat resmi Uni Eropa kepada Ukraina sebagai langkah untuk "menahan Rusia" secara geopolitik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

TERKINI