SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter di Perairan Indonesiapada 3-5 Juli

Minggu, 3 Juli 2022 | 13:18 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM
Ilustrasi gelombang tinggi.

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada gelombang tinggi hingga 6 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 3 - 5 Juli 2022.

BMKG menyebutkan gelombang dengan sangat tinggi 4 - 6 meter berpeluang terjadi di berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue - Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu - barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Bali, Selat Bali - Lombok bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Banten - NTT.

Advertisement

BMKG menyebutkan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari tenggara - selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan selatan Pulau Jawa - NTT, Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Tanimbar dan Laut Arafuru.

BMKG menyebutkan selain gelombang hingga 6 meter, kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang tinggi 2,5 - 4. meter berpeluang terjadi perairan timur Pulau Simeulue - Kepulauan Nias, Teluk Lampung, perairan selatan Pulau Sumbawa - Pulau Sumba, Selat Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan Pulau Sawu - Pulau Rotte, Laut Sawu bagian selatan, perairan selatan Kepulauan Tanimbar, perairan selatan Kepulauan Kai - Kepulauan Aru, Laut Arafuru bagian tengah dan timur.

Selanjutnya BMKG juga prakirakan terjadi gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan di Selat Malaka bagian utara, perairan timur Kepulauan Mentawai, Selat Karimata, Laut Jawa bagian tengah, Selat Makassar bagian selatan, Selat Sumba bagian timur.

Gelombang 1,25-2,5 meter ini juga terjadu di perairan selatan Pulau Flores, Selat Ombai, Laut Timor, Laut Flores bagian timur, perairan Baubau - Wakatobi, perairan Manui - Kendari, Laut Banda, perairan selatan Kepulauan Sula, perairan selatan Pulau Buru - Pulau Seram, perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Babar, perairan utara Kepulauan Kai - Kepulauan Aru, Laut Arafuru bagian barat, dan Laut Sulawesi bagian tengah.

Menurut BMKG, potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tulis peringatan dini BMKG.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI