SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Positivity Rate Covid-19 Lampaui Standar WHO, Ini Penjelasan IDI

Senin, 4 Juli 2022 | 21:22 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), M Adib Khumaidi, di acara Konferensi Asosiasi Dokter Medis Sedunia (World Medical Association) Tahun 2022, di Jakarta, Senin, 4 Juli 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), M Adib Khumaidi mengatakan meski positivity rate Covid-19 tingkat nasional sudah melewati standar Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) yakni di atas 5%, namun IDI menilai dasar pengambilan kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam penanganan Covid-19 selama ini sudah tepat.

Adib menuturkan dasar pengambilan kebijakan sudah dilakukan dengan baik oleh pemerintah berdasarkan data objektif data positivity rate, data hospitalisasi, dan hasil whole genome sequencing (WGS).

Advertisement

“Artinya, dari semua data itu tentunya apakah dengan angka positivity rate meningkat ini berimplikasi pada kasus perawatan dan sebagainya. Ini yang saya bilang dasar objektif kebijakan,” kata Adib usia acara Konferensi Asosiasi Dokter Medis Sedunia (World Medical Association) Tahun 2022 yang diselenggarakan di Jakarta, Senin (4/7/2022).

Menurut Adib, saat ini ada dua upaya yang harus dilakukan untuk pengendalian kenaikan kasus Covid-19, yakni protokol kesehatan (prokes) terutama masker ruang terbuka dan ruang tertutup.

Kemudian, meningkatkan edukasi kepada masyarakat untuk mau divaksinasi booster.

“Itu suatu bagian upaya pencegahan Covid-19 yang utama,” ucapnya.

Vaksinasi booster ini, lanjut Adib sebagai strategi perlindungan kepada masyarakat. Sementara terkait regulasi lainnya, Adib mengatakan sepenuhnya diserahkan pada pemerintah.

“Jadi mengenai regulasi-regulasi nanti kita serahkan kepada pemerintah,” ucapnya.

Kendati demikian, IDI akan melakukan evaluasi kenaikan kasus Covid-19 dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan. “Apakah kasus ini cenderung sudah peak atau melandai, tetapi pada prinsipnya di dalam satu bagian adaptasi masyarakat maka memakai masker itu menjadi salah satu hal yang utama,” ucapnya.

Sementara terkait vaksinasi booster, Adib mendorong agar terus ditingkatkan. “Kami merekomendasikan menjadi suatu regulasi agar kewajiban segera dilakukan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui angka positivity rate harian Covid-19 nasional sempat naik menjadi 5,14% atau menyentuh level yang ditetapkan WHO untuk Indonesia yakni 5% pada Minggu, 3 Juli 2022 dengan jumlah orang yang diperiksa sebanyak 31.408 orang pada hari itu.

Namun pada hari ini, Senin (4/7/2022), angka positivity rate kembali mengalami penurunan yang drastis menjadi 3,17% dengan jumlah orang diperiksa sebanyak 45.238. Angka ini positivity rate ini menunjukkan Indonesia kembali berada di bawah ambang batas aman yang ditetapkan WHO yaitu di bawah 5%. Angka 3,17% tersebut menunjukkan bahwa positivity rate Indonesia kembali berada di level aman.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI