SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Wamenkes: Riset Ganja Medis Tak Perlu Revisi UU Narkotika

Senin, 4 Juli 2022 | 23:52 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / CAR
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono pada acara Konferensi Asosiasi Dokter Medis Sedunia (World Medical Association) tahun 2022 yang diselenggarakan di Jakarta, Senin, 4 Juli 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan segera membuat regulasi mengizinkan riset ganja medis. Namun, izin riset ganja medis ini tidak perlu merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Regulasinya untuk medikal. Jadi, tidak perlu (mengubah UU Narkotika),” kata Dante pada acara Konferensi Asosiasi Dokter Medis Sedunia Tahun 2022 di Jakarta, Senin (4/7/2022).

Advertisement

Diketahui, berdasarkan UU Narkotika, posisi ganja masuk kategori narkotika golongan I. Kemenkes akan mengeluarkan izin penggunaan ganja medis untuk penelitian atau digunakan untuk riset.

Dipaparkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kemenkes akan mengeluarkan izin penggunaan ganja medis, asal tujuannya untuk penelitian medis dan bukan untuk dikonsumsi.

“Ganja medis memang kita nanti akan sama seperti tumbuh-tumbuhan yang lain. Kalau selama itu dipakai untuk penelitian medis, itu kita izinkan, tetapi bukan untuk dikonsumsi,” kata Budi usai acara Simposium Asosiasi Dokter Medis Sedunia.

Budi menuturkan sejauh ini Kemenkes tengah melakukan koordinasi dengan para ahli termasuk farmakologi. Kemenkes mulai membuka untuk melakukan kajian sebelum penelitian manfaat ganja medis atau ganja untuk kepentingan medis di Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI