SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Genjot Produksi, Kementan Ajak Petani Buat Pestisida Nabati

Selasa, 5 Juli 2022 | 07:43 WIB
Oleh : JNS
Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar kegiatan Sekolah Lapang program IPDMIP di Daerah Irigasi Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

Sulawesi, Beritasatu.com - Salah satu upaya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan kesejahteraan petani, adalah menggenjot hasil produksi. Namun, hal tersebut bisa terjadi jika petani mampu menekan biaya produksi.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementan mengajak petani untuk mempelajari cara membuat pestisida nabati.

Advertisement

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan petani dituntut untuk berinovasi di lahan masing-masing.

“Dengan inovasi, kita harapkan petani bisa meningkatkan hasil produksi pertanian. Dengan demikian, kesejahteraan petani pun akan ikut terangkat,” kata Mentan, sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (5/7/2022).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengutarakan hal serupa.

“Inovasi bisa dihasilkan jika kemampuan, pengetahuan, dan skill SDM pertanian meningkat. Oleh sebab itu, Kementerian Pertanian selalu berupaya meningkatkan kapasitas SDM,” tutur Dedi.

Dijelaskannya, berbagai program digelar Kementan untuk mendukung hal tersebut. Salah satunya, melalui kegiatan Sekolah Lapang program IPDMIP di Daerah Irigasi Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

SL IPDMIP musim tanam April-September 2022, diikuti oleh koordinator BPP Maritengngae, PPL Pendamping, penyuluh swadaya dan petani peserta sekolah lapang.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sidenreng Rappang, Ibrahim, tidak bosan-bosannya menyampaikan kepada pelaksana penyuluhan baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan melakukan pendampingan ke petani dan melakukan inovasi.

“Inovasi baru yang betul-betul bisa memberikan manfaat di sektor pertanian. Praktik pembuatan pestisida nabati yang dilakukan peserta Sekolah Lapang di Daerah Irigasi Takkalasi, bisa meringankan biaya produksi. Sehingga, pendapat petani bisa meningkat dan kesejahteraannya lebih baik,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI