SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Sanofi Luncurkan Merek Baru Impact untuk Tujuan Nirlaba

Selasa, 5 Juli 2022 | 08:14 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Gambar ilustrasi yang diambil pada 23 November 2020 ini menunjukkan botol bertuliskan "Vaksin Covid-19" dan suntikan di sebelah logo Sanofi.

London, Beritasatu.com- Produsen obat Prancis, Sanofi meluncurkan merek baru Impact untuk tujuan nirlaba. Sanofi akan membuat 30 produk, termasuk insulin yang tersedia secara nirlaba di 40 negara berpenghasilan rendah.

Seperti dilaporkan Reuters, Senin (4/7/2022), kebijakan ini merupakan langkah pertama dari rencana Sanofi untuk meningkatkan akses ke obat-obatannya di seluruh dunia.

Advertisement

Perawatan akan diberikan di bawah merek baru Impact, bagian dari unit kesehatan global Sanofi yang diluncurkan tahun lalu, yang berada di luar bisnis komersial.

Menurut Sanofi, rencana tersebut juga mencakup dana dampak sebesar US$25 juta (Rp 374 miliar), yang akan digunakan untuk mendukung bisnis perawatan kesehatan lokal dan memberikan pelatihan tentang penggunaan obat-obatan.

"Saat ini, ada banyak kebisingan dari berbagai perusahaan yang melompat ke ruang ini, tetapi berinvestasi dalam kewirausahaan, dalam ekosistem, adalah hal baru," kata Jon Fairest, yang mengepalai unit kesehatan global.

Perawatan yang tersedia ada dalam daftar obat-obatan esensial Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan insulin khususnya telah dipilih oleh badan PBB sebagai obat yang menyelamatkan jiwa bagi penderita diabetes yang sulit diakses di banyak negara berpenghasilan rendah, di mana beban penyakit sedang tumbuh.

Daftar tersebut juga mencakup perawatan di luar paten untuk kanker, hipertensi, malaria dan TBC, di antara kondisi lainnya. Sanofi tidak merinci sejauh mana inisiatif baru itu akan menurunkan harga obat-obatan.

Negara-negara yang terlibat terutama di Afrika, dari Niger hingga Zimbabwe. Negara-negara yang dilanda konflik seperti Suriah juga merupakan bagian dari inisiatif tersebut, serta beberapa negara Asia termasuk Kamboja dan Myanmar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI