SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Hari Kemerdekaan AS, Biden Janji Perangi Kekerasan Senjata

Selasa, 5 Juli 2022 | 08:53 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Presiden AS Joe Biden memberikan sambutan perayaan Hari Kemerdekaan AS 4 Juli dengan keluarga militer di Gedung Putih di Washington, DC, Senin 4 Juli 2022. 

Washington, Beritasatu.com- Presiden Joe Biden bersumpah untuk terus memerangi epidemi kekerasan senjata saat pidato Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) di Washington, Senin (4/7/2022).

Seperti dilaporkan RT, Presiden Joe Biden mengatakan dia dan ibu negara Jill Biden terkejut dengan kekerasan senjata yang tidak masuk akal di Highland Park, Illinois. Di sana, sedikitnya enam orang tewas dan 24 terluka dalam penembakan saat parade Hari Kemerdekaan.

Advertisement

Biden mengaku melakukan kontak dengan pihak berwenang setempat, menawarkan "dukungan penuh" dari pemerintah federal dan penegak hukum "untuk membantu dalam pencarian mendesak untuk penembak, yang masih buron saat ini," sambil mendesak anggota masyarakat untuk “mengikuti arahan dari kepemimpinan di lapangan.”

“Saya baru-baru ini menandatangani undang-undang reformasi senjata bipartisan besar pertama dalam hampir tiga puluh tahun menjadi undang-undang, yang mencakup tindakan yang akan menyelamatkan nyawa. Tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan saya tidak akan menyerah memerangi epidemi kekerasan senjata,” tambahnya.

Saat perburuan tersangka berlanjut, polisi telah mengidentifikasi orang yang berkepentingan sebagai Robert "Bobby" Crimo yang berusia 22 tahun, yang diyakini "bersenjata dan sangat berbahaya."

Penembak melepaskan tembakan ke parade dari atap gedung komersial sekitar pukul 10:15 pada Senin. Pelaku melukai puluhan dan membuat ratusan, termasuk keluarga dengan anak-anak, melarikan diri dengan panik. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa lima orang dewasa tewas di tempat kejadian, sementara korban keenam meninggal di rumah sakit.

Pria bersenjata itu, yang diyakini pihak berwenang bertindak sendiri, telah melarikan diri dari tempat kejadian penembakan massal, meninggalkan "senapan bertenaga tinggi" di belakang.

“Agen dari Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak sedang melakukan pelacakan darurat terhadap senjata tersebut,” kata juru bicara badan tersebut kepada AP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI