SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ironis, Skuadron Drone Inggris Tak Punya Armada Drone

Selasa, 5 Juli 2022 | 11:16 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Panglima Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi (kanan) dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mayor Jenderal Mohammad Bagheri mengunjungi pangkalan drone bawah tanah, di tempat yang tidak diketahui. lokasi di Iran.

London, Beritasatu.com- Skuadron drone militer Inggris yang konon mewujudkan visi "futuristik dan ambisius" dari Royal Air Force (RAF) ternyata tidak memiliki drone. Seperti dilaporkan The Telegraph Senin (4/7/2022), Inggris belum melakukan uji coba apa pun sejak diaktifkan kembali lebih dari dua tahun lalu.

Laporan artikel The Telegraph mengutip tanggapan dari Kementerian Pertahanan atas permintaan kebebasan informasi yang dibuat oleh kelompok kampanye Drone Wars UK.

Advertisement

Selain itu,seperti dikutip RT, skuadron 216 hanya memiliki empat personel penuh waktu yang ditugaskan untuk itu, meskipun unit tersebut juga menggunakan pasukan cadangan, tulis tanggapan tersebut.

Permintaan itu diajukan oleh Chris Cole, pendiri Drone Wars UK, satu kelompok kampanye yang menyerukan transparansi publik yang lebih besar atas penggunaan jenis persenjataan ini. Penyelidikannya berada di bawah Undang-Undang Kebebasan Informasi, yang menyediakan akses ke informasi yang dipegang oleh otoritas publik Inggris.

“Skuadron 216 belum pernah melakukan tes UAV sejak diaktifkan kembali pada 1 April 2020. Tidak ada UAV yang terdaftar di inventaris Skuadron 216 pada saat Anda meminta. Ini berarti jawaban untuk bagian ketiga dari permintaan Anda adalah 'nol', ” bunyi jawabannya.

Meskipun demikian, pada tahun 2021, berbicara di Konferensi Kepala Udara Global, Kepala Udara Marsekal Mike Wigston memuji Skuadron 216, mengatakan bahwa skuadron itu telah membuktikan “utilitas yang mengganggu dan inovatif dari drone yang berkerumun.”

“Kami telah fokus pada pertahanan udara musuh yang membingungkan dan luar biasa, tetapi kami sudah memikirkan misi pengganggu baru yang akan saya serahkan kepada imajinasi Anda,” kata marshal udara saat itu.

“Perusahaan pertahanan dan politisi berulang kali menjanjikan hasil yang berlebihan dan meremehkan biaya sambil memberikan semakin sedikit informasi tentang program militer,” ujar Cole.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI