Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Rumah Guru SD di Depok Didatangi Pendukung Rizieq Syihab

Selasa, 5 Juli 2022 | 20:06 WIB
Oleh : Achmad Fauzi / FFS
Tangkapan layar video emak-emak pendukung Rizieq Syihab mendatangi rumah guru SD di Depok, Eni Rohaeni.

Depok, Beritasatu.com – Cuitan seorang Guru SD di Depok, Eni Rohaeni di media sosial yang mengaitkan mantan petinggi FPI, Rizieq Syihab dengan penutupan Holywings tampaknya terus berbuntut panjang. Sebuah video yang diunggah di media sosial menunjukkan sejumlah emak-emak pendukung Rizieq Syihab mendatangi kediaman sang guru di Sawangan, Depok.

Dalam video tersebut terdengar percakapan emak-emak di rumah sang guru. Ada nama Rizieq Syihab yang terlontar dalam percakapan tersebut.

"Kenapa ibu yang kena sasaran Habib Rizieq, enggak nyambung, Bu. Kita datang ke sini karena Holywings telah melecehkan, menistakan Nabi Muhammad. Saya sebagai umatnya tidak terima," kata salah seorang ibu di video yang viral tersebut, Selasa (5/7/2022).

Emak-emak berjilbab merah mudah itu terus berargumen. Dirinya seolah-olah tidak terima dengan sang guru yang mengaitkan Rizieq Syihab di kasus penistaan agama yang sempat dilakukan manajemen Holywings.

"Mungkin karena Habib Rizieq enggak dapat upeti? Bukan bu, karena kita cinta Rasulullah, kita ingin dapat syafaatnya. Kenapa ibu, Habib Rizieq yang ibu bawa-bawa?," protes emak-emak tersebut.

Dalam unggahan video itu juga memperlihatkan sejumlah tangkapan layar berisi komentar sejumlah warganet. Salah satu komentar itu diduga berasal dari ibu guru yang rumahnya digeruduk warga.

Guru itu menyebut nama Rizieq Syihab dan kata upeti hingga diskotik. Namun, belum jelas konteks isi cuitan guru tersebut.

"Soalnya si Rizieq sudah tidak terima upeti lagi dari diskotik itu," bunyi cuitan guru tersebut. Ejaan cuitan itu telah disesuaikan.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (4/722) sekitar pukul 13.00 WIB. Dia menyebut rumah yang didatangi kelompok emak-emak merupakan kediaman dari seorang guru SD bernama Eni.

"Ini terkait dengan ibu ini mengunggah di akun media sosialnya ada unggahannya di situ yang tidak diterima olehnya kelompok ibu-ibu yang mendatanginya," kata Zulpan kepada awak media.

Zulpan mengatakan, kelompok ibu-ibu yang datang ke kediaman Eni berniat untuk mengklarifikasi perihal apa yang ditulis oleh guru tersebut di media sosial.

"Di situ yang terjadi sebenarnya adanya oleh kelompok-kelompok ibu menentang apa yang diunggah oleh Ibu Eni di akun media sosialnya," katanya.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Bojongsari Kompol Yogi Maulana memastikan, tidak ada penggerudukan hingga perusakan yang dilakukan kelompok emak-emak di kediaman Eni.

"Jadi kalau soal dibilang digeruduk warga enggak ada. Kita sudah jaga. Masyarakat juga sudah terima minta maaf dari yang bersangkutan," ucap Yogi.

Perihal dugaan kelompok ibu-ibu mendatangi rumah Eni akibat unggahannya yang menyebut Rizieq Syihab di kasus Holywings, Yogi enggan berkomentar. Dirinya mengungkapkan pihaknya masih menyelidiki dugaan awal permasalahan tersebut.

"Kita masih telusuri ini kan sudah banyak komentar. Kita masih telusuri apa yang menjadi titik masalahnya. Tapi yang jelas kalau ada yang salah dari ibu ini sudah dibikinkan video permintaan maaf," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI