Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Hikmahbudhi Puji Kapolri Bentuk Tim Khusus Ungkap Penembakan Brigadir J

Kamis, 14 Juli 2022 | 23:44 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW
Rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Jakarta, Beritasatu.com – Hikmahbudhi (Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia) memuji Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang cepat mengusut kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Kapolri juga telah membentuk tim khusus.

Bukan hanya internal, tim khusus ini melibatkan pihak eksternal yakni Komnas HAM dan Kompolnas. Ini dilakukan sebagai wujud transparansi.

"Kami dari Hikmahbudhi mendukung langkah yang diambil oleh Pak Kapolri dan ini menurut kami langkah cepat yang diambil beliau, salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan ini," kata Ketua Umum Hikmahbudhi, Wiryawan, Kamis (14/7/2022) dalam keterangan tertulisnya.

"Pembentukan tim khusus yang dipimpin langsung oleh Pak Wakapolri ini langkah serius yang dilakukan institusi Polri untuk mengungkap fakta yang ada. Pelibatan eksternal dari Komnas HAM dan Kompolnas juga perlu diapresiasi juga dimana ini bentuk keterbukaan Polri," kata Wiryawan.

Ia berharap tim khusus yang dibentuk Kapolri, nantinya bisa bekerja secara transparan. Mereka diharapkan bisa menyampaikan perkembangan atau hasil temuan secara berkala kepada publik.

"Update informasi perlu disampaikan secara berkala. Profesionalisme dan transparan harus dikedepankan, supaya tidak ada yang ditutup-tutupi dalam permasalahan ini," ungkap Wiryawan.

Wiryawan menegaskan Hikmahbudhi juga mendukung tim khusus yang dibentuk Kapolri. Pihaknya berharap tim khusus bisa bekerja cepat dan kemudian mengungkap temuannya secara transparan agar publik tidak terus berspekulasi macam-macam.

Adapun tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri saat ini telah mulai bekerja. Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto menjadi ketua tim khusus, sementara Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai penanggung jawab tim.

Bagian eksternal lain yang termasuk pada tim khusus itu adalah Komnas HAM yang diwakili oleh M Choirul Anam dan Komisioner Kompolnas Irjen Purn Benny Mamoto.

Sementara itu, Mabes Polri akan mengusut dugaan intimidasi terhadap dua wartawan media nasional saat meliput kasus polisi tembak polisi di sekitar rumah Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo, Kamis (14/7/2022).

Kedua wartawan itu diduga diintimidasi oleh tiga orang tidak dikenal (OTK) saat mewawancarai seorang petugas kebersihan tak jauh dari rumah Ferdy Sambo. Bahkan, ketiga OTK itu diduga menghapus foto dan video hasil wawancara kedua wartawan tersebut

"Nanti akan diusut dan saya tanyakan juga ke Kapolres Jakarta Selatan," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan.

Dikatakan Dedi, kasus dugaan intimidasi terhadap dua wartawan di sekitar rumah Ferdy Sambo itu akan diusut oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

"Usut oleh Polres," ucapnya.

Kemudian, saat disinggung mengenai apakah tiga OTK tersebut anggota Polri, Dedi meminta untuk tidak berspekulasi.

"Jangan mengandai-andai, kalau belum jelas," ungkap Dedi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI