Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Bank BJB Teken Penyertaan Modal KUB ke Bank Bengkulu

Jumat, 29 Juli 2022 | 17:40 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyertaan modal dalam rangka pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) antara Bank BJB dengan Bank Bengkulu, Jumat 29 Juli 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Bank BJB melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyertaan modal dalam rangka pembentukan Kelompok Usaha Bank ke Bank Bengkulu. Kerja sama tersebut adalah rencana bersama guna melakukan pengembangan bisnis antara kedua belah pihak.

PKS antara Bank BJB dengan Bank Bengkulu dilakukan di Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/7/2022). Hadir melakukan penandatanganan Direktur Komersial & UMKM Bank BJB Nancy Adistyasari dengan Komisaris Independen Bank Bengkulu Ridwan Nurazi dan Direktur Utama Bank Bengkulu Ahmad Irfan.

Turut hadir menyaksikan proses penandatanganan Direktur Keuangan Bank BJB Nia Kania beserta jajaran dan Direktur Kepatuhan Bank Bengkulu Jufrizal Eka Putra beserta jajaran.

Penandatanganan PKS oleh kedua belah pihak, merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bengkulu tanggal (27/7/2022) yang telah menyetujui rencana Bank Bengkulu untuk dapat menjadi anggota KUB Bank BJB, di mana Bank BJB akan melakukan setoran modal secara bertahap sebanyak-banyaknya sebesar Rp 250 miliar.

Pelaksanaan KUB Bank BJB dengan Bank Bengkulu ini adalah upaya untuk memperkuat sinergi dengan BPD-BPD yang berada di luar jaringan Bank BJB, pada saat ini Bank BJB telah memiliki jaringan di 14 provinsi di Indonesia.

Diketahui, rencana KUB Bank Bengkulu ke Bank BJB diawali dengan Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada 11 Januari 2022 lalu di Jakarta. Saat itu kedua belah pihak sepakat untuk bersinergi dalam rangka pengembangan usaha kedua belah pihak

Saat ini, Bank BJB telah melakukan penempatan dana kepada Bank Bengkulu sebesar 100 miliar rupiah, yang akan dimintakan persetujuan terlebih dahulu kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum dilakukan pencatatan sebagai modal Bank Bengkulu.

Selanjutnya, akan dilakukan proses sebagaimana dipersyaratkan dalam peraturan OJK dalam rangka pembentukan KUB Bank BJB dengan Bank Bengkulu, bersamaan dengan pelaksanaan setoran modal tahap selanjutnya yang direncanakan akan dilakukan di tahun 2023.

Sementara itu secara terpisah, Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan, KUB dengan sesama BPD di Indonesia adalah upaya bersama memajukan ekonomi bangsa.

"Ini adalah upaya kami melakukan pengembangan bisnis, tak hanya di lingkup regional Jabar dan Banten, tetapi juga lingkup nasional, melengkapi jaringan kantor cabang kami yang telah berada di 14 provinsi di Indonesia," ujar Yuddy Renaldi melalui keterangan pers, Jumat (29/7/2022).

Menurut dia, KUB akan mempermudah perbankan dalam mengembangkan bisnis. Baik untuk melakukan transformasi dan akselerasi digitalisasi maupun sinergi perbankan yang dapat meningkatkan efisiensi bagi operasional perbankan.

“Bank BJB sangat terbuka untuk kolaborasi, tidak terbatas pada Bank Bengkulu saja, tidak menutup kemungkinan Bank BJB akan melakukan KUB dengan BPD yang lainnya juga dalam waktu dekat. Tentunya dengan ber-KUB haruslah memberikan sinergi dan manfaat yang positif bagi kedua belah pihak, jadi dalam kerangka pengembangan bisnis bersama sama, " kata Yuddy Renaldi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI