Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kuasa Hukum Istri Irjen Ferdy Sambo Minta Laporannya Ditindaklanjuti

Selasa, 2 Agustus 2022 | 19:32 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / WM
Pengacara Arman Hanis.

Jakarta, Beritasatu.com - Kuasa Hukum istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC) menyambangi Bareskrim Polri pada hari ini, Selasa (2/8/2022). Tujuannya yaitu mengirimkan atau mengajukan surat kepada Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) mengenai laporan kliennya untuk ditindaklanjuti.

"Berdasarkan informasi yang kami terima Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) terkait mengenai laporan kami atau klien kami untuk ditindaklanjuti berdasarkan informasi yang kami terima Direktorat Tindak Pidana Umum menindak laporan terkait pencabulan dan pengancaman dari klien kami. Jadi itu bisa ditindaklanjuti segera," kata kuasa hukum Putri, Arman Haris kepada wartawan di Bareskrim Polri.

Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Putri, Sarmauli Simangunsong menegaskan, kedatangan pihaknya yaitu untuk meminta kepastian hukum atas laporan kliennya terkait tindak pidana kekerasan seksual.

"Kita semua mengetahui sudah ada UU yang baru, UU 12/2022 di mana klien kami itu sebagai korban punya hak. Haknya adalah untuk dilindungi, ditangani, dan juga pemulihan," ujar Sarmauli.

Maka dari itu, pihaknya mengirimkan surat untuk meminta kepastian hukum agar perkara ini ditangani secara utuh, transparan. Termasuk juga rentetan kejadian yang mendahului terjadinya insiden baku tembak antara Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan Bharada E.

Sebelumnya, ada tiga laporan polisi terkait Brigadir J yang ditangani oleh Polri.

Dua laporan yakni dugaan pelecehan dan penodongan senjata terhadap P, istri Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo yang awal mulanya ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan, kemudian ditarik ke Polda Metro Jaya. Penarikan kasus ini diinformasikan pada Selasa (19/7/2022).

Kemudian laporan polisi yang dilayangkan oleh Keluarga Brigadir J melalui kuasa hukumnya tentang dugaan pembunuhan berencana pada Senin (18/7/2022).

Kini, kedua laporan yang ada di Polda Metro Jaya ditarik ke Bareskrim Polri mulai Jumat (29/7/2022).

Seperti diberitakan, peristiwa polisi tembak polisi tersebut, menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, terjadi karena Brigadir J memasuki kamar pribadi istri Irjen Pol Ferdy Sambo. Brigadir J diduga melakukan pelecehan serta menodongkan pistol kepada Putri Candrawathi, istri Irjen Pol Ferdy Sambo.

Putri Candrawathi kemudian berteriak meminta pertolongan. Akibatnya, Brigadir J panik dan keluar kamar. Bharada E yang berada di lantai rumah dinas di kompleks Polri di Duren Tiga Utara 1, Nomor 46, Jakarta Selatan, langsung menghampiri asal teriakan.

Dari batas tangga kurang lebih 10 meter, Bharada E bertanya kepada Brigadir J. Akan tetapi, Brigadir J meresponsnya dengan melepaskan tembakan. Baku tembak pun tak terhindarkan dan berakhir dengan tewasnya Brigadir J.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI