Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kasus Lokal Infeksi Cacar Monyet di Singapura Bermunculan

Rabu, 3 Agustus 2022 | 21:25 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Cacar monyet telah sangat kontroversial karena dinamai daerah Afrika.

Singapura, Beritasatu.com – Kasus lokal infeksi cacar monyet di Singapura terus bermunculan, yang dialami pasien tanpa memiliki riwayat perjalanan yang dilakukan baru-baru ini.

Pada Rabu (3/8/2022), Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura melaporkan satu kasus lagi infeksi cacar monyet, sehingga jumlah total infeksi di negara itu sejak Juni menjadi 13.

Pasien adalah seorang pria berusia 33 tahun tanpa memiliki riwayat perjalanan yang dilakukan baru-baru ini, kata MOH dalam pembaruan di situs web-nya.

Pria itu dinyatakan positif terkena infeksi cacar monyet pada hari Selasa (2/8/2022) dan infeksinya diklasifikasikan sebagai kasus lokal yang tidak terkait.

Kasus lokal lain yang tidak terkait juga dikonfirmasi pada hari Senin (1/8/2022), seorang pria berusia 59 tahun tanpa riwayat perjalanan baru-baru ini.

Dari 13 kasus cacar monyet yang diumumkan di Singapura sejak Juni tahun ini, lima kasus impor dan delapan kasus lokal. Tak satu pun dari kasus sejauh ini terkait.

Menurut Kementerian Kesehatan, infeksi cacar monyet adalah penyakit virus yang disebabkan oleh infeksi virus cacar monyet. Ini biasanya penyakit yang sembuh sendiri yang muncul dengan demam dan ruam. Namun, komplikasi serius atau kematian dapat terjadi pada beberapa individu.

Mereka yang terinfeksi biasanya mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, kedinginan, dan lesu.

Seiring perkembangan penyakit, orang yang terinfeksi mengalami ruam, seringkali dimulai dari wajah sebelum menyebar ke bagian tubuh lainnya, termasuk telapak tangan dan telapak kaki.

Gejala dapat muncul dari lima hingga 21 hari setelah infeksi. Orang-orang ini umumnya menular dari awal demam sampai lesi kulit berkeropeng, kata MOH.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI