Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

IDI: Vaksin Cacar Masih Efektif Atasi Penyakit Cacar Monyet

Jumat, 5 Agustus 2022 | 21:41 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD
Ilmuwan Riset, Alex Greninger (kiri) dan Margaret Mills, membahas kurva PCR saat menguji virus cacar monyet di Laboratorium Virologi Kedokteran UW di Seattle, Washington, AS, pada Selasa 12 Juli 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Secara teori, vaksin cacar masih efektif untuk mengatasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. Hal itu diutarakan oleh Ketua Satgas Monkeypox Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Hanny Nilasari.

Sebagaimana diketahui, populasi yang lahir sebelum tahun 1980 ke bawah pernah mendapatkan vaksinasi cacar. Pasalnya, Indonesia sudah bebas cacar pada tahun 1980.

“Jadi sebelum itu, kita masih mendapatkan vaksinasi cacar, populasi yang lahir sekitar tahun 1980-an ke bawah itu masih mendapatkan vaksinasi cacar. Nah menurut teori, infeksi monkeypox bisa ter-cover dengan vaksinasi cacar,” ucapnya pada acara konferensi pers daring terkait “ Monkeypox atau Cacar Monyet” pada Jumat, (5/8/2022).

Ia menuturkan, vaksinasi cacar dianggap masih efektif untuk melindungi diri dari infeksi cacar monyet.

Sementara ketika ditanya seberapa besar pengaruh vaksin cacar untuk mengatasi cacar monyet, Hanny menjelaskan berdasarkan literatur masih ada efek untuk melindungi dari cacar monyet. Namun, tidak disebutkan persentasenya.

Untuk itu, Hanny menuturkan untuk pencegahan cacar monyet ini, perlu kesadaran semua pihak untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS) dan protokol 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan).

“Jadi tetap menjaga jarak, menggunakan APD (alat pelindung diri) pada saat bertemu dengan orang-orang yang terduga untuk tenaga kesehatan. Sementara, untuk masyarakat harus mencuci tangan dan selalu menjaga jarak hingga asupan makan harus dijaga,” ujarnya.

Kemudian, Hanny menyarankan agar masyarakat membiasakan konsumsi daging yang benar-benar matang. Hal ini untuk mengantisipasi penularan cacar monyet dari hewan ke manusia. Selain itu, menghindari kontak langsung dengan hewan penular yang diduga terinfeksi cacar monyet.

Hanny juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas kesehatan, jika menderita gejala cacar monyet di area-area tertutup.

“Jadi harus berterus terang dan berbicara jujur kepada dokter pemeriksa supaya dokter bisa melakukan pemeriksaan dan identifikasi, sehingga temuan kasus secara dini bisa terlaksana,” ucapnya.

Hingga saat ini belum ada kasus konfirmasi pasien yang terinfeksi cacar monyet atau monkeypox di Indonesia. “Sampai hari ini ternyata belum ada kasus yang terkonfirmasi di Indonesia. Alhamdulilah sekali,” kata Hanny.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI