Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Singapura Temukan Kasus Lokal Infeksi Cacar Monyet yang Terkait

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 08:12 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
WHO menyatakan kemungkinan mutasi cenderung lebih rendah pada virus cacar monyet.

Singapura, Beritasatu.com - Singapura pada hari Jumat (5/8/2022) melaporkan dua kasus baru infeksi cacar monyet, termasuk kasus lokal yang terkait dengan seorang pria yang terinfeksi sebelumnya di awal pekan ini. Selama ini, Singapura belum menemukan kasus lokal yang terkait dengan kasus sebelumnya.

Pria berusia 54 tahun itu tidak memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini, kata Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura dalam pembaruan di situs webnya.

Dia dinyatakan positif pada hari Jumat dan merupakan kontak dari seorang pria berusia 33 tahun yang dikenal sebagai Kasus 13.

Kasus lain yang dikonfirmasi pada hari Jumat adalah seorang pria berusia 25 tahun. Dia tidak memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini dan infeksinya diklasifikasikan sebagai lokal yang tidak terhubung, kata MOH.

Dua kasus baru itu menambah jumlah total infeksi di negara itu sejak Juni menjadi 15.

Dari 15 kasus tersebut, lima kasus diimpor dan 10 kasus lokal.

Menurut Kementerian Kesehatan, infeksi cacar monyet adalah penyakit virus yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox (cacar monyet).

Ini biasanya penyakit yang sembuh sendiri yang muncul dengan demam dan ruam. Namun, komplikasi serius atau kematian dapat terjadi pada beberapa individu.

Mereka yang terinfeksi biasanya mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, kedinginan, dan lesu.

Seiring perkembangan penyakit, orang yang terinfeksi mengalami ruam, seringkali dimulai dari wajah sebelum menyebar ke bagian tubuh lainnya, termasuk telapak tangan dan telapak kaki.

Gejala dapat muncul dari lima hingga 21 hari setelah infeksi. Orang-orang ini umumnya menular dari awal demam sampai lesi kulit berkeropeng, kata MOH.

Mulai 1 Agustus, kasus infeksi cacar monyet yang dinilai stabil secara klinis oleh rumah sakit umum akan dipindahkan ke fasilitas isolasi khusus.

Untuk kontak dekat kasus infeksi cacar monyet, periode karantinanya akan disesuaikan menjadi 14 hari, diikuti dengan pemantauan gejala selama tujuh hari melalui panggilan telepon biasa, kata MOH.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI