Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Hikmahbudhi Dukung Polda Terkait Penetapan Tersangka Roy Suryo

Selasa, 9 Agustus 2022 | 09:16 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW
Petugas mengawal mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo (kanan) menuju rumah tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 5 Agustus 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal Presidium Pusat Hikmahbudhi (Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia), Ravindra mendukung Polda Metro Jaya yang menetapkan status tersangka kepada mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Roy Suryo pada kasus penistaan agama terkait meme stupa di Candi Borobudur.

"Kami menudukung upaya aparat hukum dalam penetapan tersangka terhadap Roy Suryo. Semoga penyidikan berjalan lancar dan segera P21 agar bisa segera diadili di pengadilan," kata Ravindra Sekjen PP Hikmahbudhi, Senin (8/8/2022).

Apabila Roy Suryo nantinya memang terbukti bersalah, pihaknya mendukung agar diberikan hukuman yang setimpal.

"Secara keorganisasian, kami PP Hikmahbudhi tentu sudah memaafkan beliau sejak awal kasus ini mencuat, namun proses hukum harus tetap berjalan agar timbul efek jera dan menjadi catatan bagi seluruh masyarakat agar tidak mengulangi hal serupa karena bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," ujarnya.

Ravindra juga menyampaikan bahwa kasus ini jangan hanya berhenti di Roy Suryo semata, tetapi kepolisian juga harus segera menangkap pembuat meme tersebut.

"Kasus ini jangan sampai berhenti hanya di Roy Suryo saja, pengunggah awal meme tersebut pun harus segera diungkap dan ditangkap agar kasus ini dapat terang benderang," tandas Ravindra.

Kuasa hukum Kurniawan Santoso, yaitu Herna Sutana selaku pelapor kasus dugaan penistaan agama kepada Roy Suryo mengapresiasi pihak kepolisian.

Hal ini menanggapi penetapan penahanan pakar telematika tersebut yang sudah dilakukan oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya. "Pertama-tama dari pelapor dan juga umat Buddha mengapreasiasi langkah yang telah diambil oleh penyidik, karena memang sudah seharusnya dilakukan penahanan bagi pelaku penista agama, supaya jelas keadilan dan kesetaraan hukum," ujar Herna Sutana saat dikonfirmasi wartawan, Senin 8 Agustus 2022.

"Kami berharap tetap dilakukan penahanan sampai proses hukum selesai, kita hormati saja proses hukum tanpa perlu melakukan manuver-manuver yang memancing reaksi negatif dari netizen," katanya.

Selain itu, Herna juga berharap setiap orang menghormati proses hukum dengan tidak membuat peradilan diluar pengadilan. "Kalau memang ada upaya pembenaran atau pembelaan ya silakan dilakukan di persidangan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, Roy Suryo ditahan selama 20 hari ke depan.

Mulai malam hari ini terhadap Saudara Roy Suryo Notodiprojo, laki-laki usia 52 tahun sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian, mulai malam ini dilakukan penahanan,” kata Endra Zulpan di Jakarta, Jumat 8 Agustus 2022.

Zulpan menambahkan, alasan penahanan Roy Suryo karena dikhawatirkan yang bersangkutan akan menghilangkan barang bukti.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI