Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pola Asuh Salah Bisa Jadi Penyebab Anak Stunting

Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:05 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / CAH
Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo.

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengatakan ketika orang tua salah menerapkan pengasuhan, bukan tidak mungkin tumbuh kembang anak menjadi terganggu dan bahkan mengakibatkan stunting.

Untuk itu menurutnya pola asuh menjadi modal penting bagi tumbuh kembang seorang anak.

Hal tersebut tersampaikan dalam webinar Stunting versus Parenting: Tantangan Program Pencegahan Stunting BKKBN di Tengah Pola Pengasuhan Tradisional Keluarga, yang digagas oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa (9/8/2022).

Melalui keterangan pers tertulis, Hasto menuturkan, hal yang harus pertama kali diperhatikan orang tua adalah terkait pemenuhan gizi seimbang pada anak. Pasalnya, anak membutuhkan nutrisi yang terdapat dalam makanan dan minuman yang sehat untuk pertumbuhan.

“Gizi yang baik sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak, terutama dalam dua tahun pertama anak,” kata Hasto.

Dikatakannya, jika pola makan tidak sehat terjadi pada anak akibat salah pola asuh, maka dampak yang ditimbulkan adalah gangguan atau penyakit seperti obesitas, penyakit jantung, kerusakan gigi, penyakit hati dan lain sebagainya.

“Lebih mudah dan murah untuk mencegah penyakit dengan memberikan gizi yang sehat. Mari kita mulai memberikan gizi seimbang ketika anak-anak masih kecil,” ujar Hasto.

Hasto menuturkan pola asuh yang baik dan benar pada anak, yakni dengan kasih sayang, menyediakan lingkungan yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi tumbuh kembang anak, melakukan pengasuhan tanpa kekerasan dan berkelanjutan, serta memberikan teladan yang baik.

“Otoritatif, harus memberikan pola asuh yang demokratis, terjalin komunikasi dua arah antara orangtua dan anak. Lalu permisif, berperan sebagai teman daripada orangtua,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Taro di Kabupaten Gianyar Bali, I Wayan Warka yang juga menjadi narasumber dalam webinar tersebut menambahkan, pola asuh yang salah akan menyebabkan anak menjadi stunting.

Berdasarkan penelitian di lingkungannya, Wayan menyebut bahwa stunting tidak hanya terjadi kepada warganya yang miskin, tetapi juga yang kaya.

“Pola asuh yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tua karena orang tuanya sibuk bekerja sehingga belum bisa memperhatikan anaknya di rumah dan memberikan makan bergizi, hanya bisa memberikan makanan cepat saji,” kata Wayan.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh orang tua agar memberikan pengasuhan yang baik pada anak agar pertumbuhannya bisa optimal. Oleh karena itu peran orang tua menjadi penentu apakah anak mereka tumbuh stunting atau tidak.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI