Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

AS Setuju Bantuan untuk Membersihkan Ranjau Darat di Ukraina

Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:02 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Ilustrasi pembersihan ranjau darat.

Washington, Beritasatu.com - Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui bantuan senilai US$ 89 juta untuk membantu Ukraina memperlengkapi dan melatih 100 tim selama setahun untuk membersihkan ranjau darat dan persenjataan yang tidak meledak, kata seorang pejabat pada Selasa (9/8/2022).

Pendanaan tersebut merupakan program pembersihan ranjau darat terbesar AS di Ukraina, dan pejabat tersebut membandingkan tantangan Ukraina dengan upaya untuk melucuti persenjataan yang tidak meledak di Vietnam, Kamboja dan Laos setelah perang Amerika tahun 1960-an dan 70-an di Asia Tenggara.

“Jika Anda melihat beberapa konflik di masa lalu yang tidak terlalu jauh, Perang Vietnam misalnya, kami masih membersihkan ranjau darat di Asia Tenggara 50 tahun setelah perang itu berakhir. Ini mungkin setara dengan itu,” kata pejabat itu.

Program ini akan dijalankan melalui kontraktor dan organisasi non-pemerintah, kata pejabat itu. Dia mengatakan uang itu, yang sebagian berasal dari permintaan anggaran terkait Ukraina, tidak hanya akan mendanai pelatihan tetapi juga peralatan pendeteksi ranjau dan pemindahan tanah khusus jika diperlukan.

Seorang pejabat Ukraina mengatakan, bantuan itu ditujukan untuk salah satu tugas terpenting negara itu. "Menurut perkiraan kami, 160.000 km persegi tanah Ukraina membutuhkan pembersihan ranjau, yang kira-kira seukuran gabungan Virginia, Maryland dan Connecticut," kata Andriy Yermak, ajudan utama Presiden Volodymyr Zelensky.

"Bantuan ini akan mempercepat pemulihan Ukraina," kata kepala staf Zelensky dalam sebuah posting Telegram.

Amerika Serikat adalah pendukung keuangan utama pemusnahan senjata konvensional, menurut laporan Departemen Luar Negeri, dan telah memberikan bantuan lebih dari US$ 4,2 miliar kepada lebih dari 100 negara dari 1993 hingga 2021.

Namun, Amerika Serikat juga merupakan pengekspor senjata terbesar di dunia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CN/Reuters


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI