Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Penasihat Ahli Kapolri Fahmi Alamsyah Mengundurkan Diri

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:25 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / JEM
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Jakarta, Beritasatu.com - Penasihat Ahli Kapolri bidang Komunikasi Publik, Fahmi Alamsyah mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Fahmi tersebut dibenarkan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/8/2022).

"Ya betul, info dari Korsahli yang bersangkutan sudah tidak jabat lagi," kata Dedi saat dikonfirmasi wartawan.

Sebelumnya, Fahmi diduga terlibat dalam skenario yang dibuat oleh Irjen Ferdy Sambo terkait pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Dugaan tersebut pada mulanya ditanyakan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada saat jumpa pers, Selasa (9/8/2022). Kapolri Sigit mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pendalaman.

"Jadi pertanyaan pertama tadi (soal dugaan keterlibatan Fahmi Alamsyah) kami sedang lakukan pendalaman. Tim sedang bekerja tentunya apabila kita temukan pasti kita proses," kata Sigit kepada wartawan saat jumpa pers di Mabes Polri.

Dalam peristiwa ini, timsus telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, dan KM. Keempat disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Peristiwa tewasnya Brigjen J terjadi pada Jumat (8/7/2022) lalu, di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo saat itu.

Awalnya Brigadir J dilaporkan tewas akibat baku tembak antaranggota melibatkan Bhayangkara Dua Polri Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E.

Namun hasil penyidikan timsus, skenario tembak-menembak itu tidak terbukti. Tetapi yang terjadi adalah Bharada E menembak Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo, dengan senjata Brigadir RR, sementara senjata Brigadir J digunakan oleh Ferdy Sambo untuk menembak dinding rumah tempat kejadian perkara (TKP).

"Saya ulangi tidak ditemukan fakta peristiwa tembak-menembak seperti yang dilaporkan di awal," kata Sigit.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI