Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Peneliti IPB Luruskan soal Temuan Pohon Koka di Kebun Raya Bogor

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:33 WIB
Oleh : Vento Saudale / FFS
Peneliti tumbuhan Institut Pertanian Bogor (IPB) Irmanida Batubara.

Bogor, Beritasatu.com - Peneliti tumbuhan IPB Irmanida Batubara mengatakan diperlukan penelitian lebih jauh untuk mengetahui dua jenis tanaman Erythroxylum yang ada di Kebun Raya Bogor (KRB) bisa dijadikan bahan narkotika kokain.

Diketahui Kebun Raya Bogor mempunyai dua jenis tanaman Erythroxylum yakni bernama Erythroxylum Novogranatense asal Amerika Selatan dan Erythrocylum Cuneatum (lokal indonesia).

Sedangkan umumnya, yang bisa digunakan sebagai bahan kokain adalah pohon Erythroxylum dengan nama Erythroxylum Coca.

Irmanida menyebut tumbuhan famili Erythroxylum mempunyai turunan atau genus (marga) yang banyak, tergantung dari asal tempat (penanaman). Pada prinsipnya dalam satu famili itu mempunyai sifat dan kandungan senyawa yang sama.

"Namun demikian, diperlukan penelitian lebih apakah tanaman Erythroxylum yang di KRB itu bisa dijadikan bahan narkotika," paparnya, Rabu (10/8/2022).

Irmanida menyampaikan secara teori, kesamaan senyawa pada tumbuhan bisa saja terdapat pada tumbuhan lain yang sejenis, satu famili atau satu genus.

Irma pun menyarankan terlepas dari ada dugaan oknum yang mempergunakannya untuk kegiatan yang negatif, tumbuhan sejenis koka tetap perlu dijaga untuk kepentingan konservasi.

"Saya rasa tumbuhannya tetap harus dikonservasi. Masalah orang nanti pemanfaatannya itu beda lagi. Nah, itu kan bagaimana jiwa kita bagaimana kita punya etika untuk tidak memanfaatkan tumbuhan itu ke arah negatif," ungkapnya.

Sebelumnya, Polresta Bogor Kota meluruskan kabar dugaan bibit kokain dari biji koka di Kebun Raya Bogor berdasarkan keterangan tersangka penyelundup biji kokain ke luar negeri berinisial SDS (51). Polresta Bogor menyebut hanya ada dua tanaman Erythroxylum di KRB, tetapi bukan Erythroxylum Coca atau tanaman koka.

Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Agus Susanto di Kota Bogor, Senin, mengungkapkan hasil penyelidikannya bersama jajaran di Kebun Raya Bogor mengungkap pohon sejenis koka yang ada di Kebun Raya Bogor terdapat dua asal.

"Dijelaskan dan sambil diperlihatkan, bahwa di Kebun Raya Bogor hanya mempunyai tanaman yang bernama Erythroxylum Novogranatense (Amerika Selatan) dan Erythrocylum Cuneatum (lokal Indonesia) memang ada di Kebun Raya Bogor, masing-masing ada satu pohon yang merupakan sejenis dengan tanaman Erythrocylum Coca," ungkapnya



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI