Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Perhatikan 5 Hal Ini Saat Bangun Brandingdi Media Sosial

Kamis, 11 Agustus 2022 | 07:40 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / CAH
Media sosial

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat Indonesia khususnya pengguna internet diajak membangun branding atau merek yang baik di media sosial.

Ketua Divisi Kemitraan Siberkreasi, Oktora Irahadi mengatakan terdapat empat hal yang perlu diperhatikan jika ingin memiliki branding yang baik di media sosial.

Pertama, kita harus konsisten dalam membuat konten secara terus menerus. Kedua, manfaatkan sosial media sebagai tempat bersosialisasi untuk meningkatkan engagement. Ketiga, selalu objektif terhadap apa yang ingin disampaikan, di mana, dan bagaimana cara menyampaikannya.

"Terakhir, sabar karena membangun brand tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat dan tetap berusaha,” kata Oktora Irahadi.

Wakil Ketua Umum Siberkreasi, Mira Sahid menyatakan bila ditinjau dari perspektif etis digital, terdapat lima hal yang dapat dilakukan agar media sosial branding tetap baik.

"Pertama, hindari membuat konten yang melanggar kesusilaan. Kedua, jangan menghina atau melakukan pencemaran nama baik. Ketiga, hindari menyebarkan berita hoaks. Keempat, jangan menggunakan sosial media sebagai alat untuk mengancam atau memeras orang. Kelima, hindari membuat dan menyebar konten permusuhan dan mengandung SARA,” ujar Mira Sahid.

Lebih lanjut Ketua Prodi Manajemen Pemasaran Politeknik APP Jakarta & Praktisi Literasi Digital, Aji Kresno mengungkapkan keamanan digital tidak hanya untuk mengamankan data yang dimiliki, melainkan juga melindungi data pribadi yang bersifat rahasia.

"Begitu juga dengan membangun branding di sosial media kita harus berhati hati terhadap keamanan identitas digital, memahami rekam jejak digital serta mewaspadai penipuan digital,” papar Aji Kresno.

Maka dari itu pemerintah melalui Kemenkominfo berfokus pada peningkatan wawasan dan kecakapan digital masyarakat Indonesia yang diukur berdasarkan empat pilar digital, yaitu kecakapan, etika, keamanan dan budaya digital.

“Pada tahun 2022 diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat. Kinerja literasi digital pun mulai menunjukkan peningkatan dari segi kualitas. Peluang kecakapan digital tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, mengingat kita memiliki potensi SDM yang besar,” ujar Menkominfo, Johnny G. Plate, dalam keterangannya Rabu (10/8/2022).

Program “Indonesia Makin Cakap Digital 2022”. Program ini bertujuan untuk membangun wawasan dan pengetahuan terkait literasi digital dalam bentuk webinar yang digelar bersama Siberkreasi bertema “Konsep Bisnis Digital: Sosial Media Branding”.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI