Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Anggota TNI AU Jadi Otak Pembunuhan Bendahara KONI Kayong Utara

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:25 WIB
Oleh : Vento Saudale / FFS
Kapolres Bogor Iman Imanuddin saat menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan Bendahara KONI Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar) Ahmad Nurcholys di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis, 11 Agustus 2022. 

Bogor, Beritasatu.com - Anggota TNI AU menjadi otak pembunuhan berencana terhadap Bendahara KONI Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar) Ahmad Nurcholys yang jasadnya ditemukan dalam kondisi tangan dan leher terjerat di wilayah Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

"Otak pelaku itu oknum TNI. Makanya kita kemarin bekerja sama dengan Satpom TNI AU Lanud Atang Sendjaja untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku tersebut," kata Kasatreskrim Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan, Kamis (11/8/2022).

Siswo menjelaskan, anggota TNI AU tersebut berdinas aktif di wilayah Kalimantan Barat. Namun, saat ditangkap, status tersangka merupakan peserta didik di Lanud Atang Sendjaja TNI AU, Bogor.

"Yang bersangkutan sebenarnya berdinas di Kalbar. Keberadaan yang bersangkutan di sini sebagai peserta didik. Tapi organiknya di Kalbar," jelasnya.

Selain berstatus anggota TNI AU, pelaku juga diketahui sebagai mantan atlet tinju di wilayah Kalimantan Barat. Saat ini, pelaku sudah ditahan di Lanud Atang Sendjaja.

"Mantan atlet tinju lokal Kalbar. (Sekarang) ditahan di Lanud (Atang Sendjaja). Tidak melakukan perlawanan, mereka semua kooperatif," katanya.

Diketahui, polisi mengamankan empat pelaku pembunuhan terhadap AN (35), yang ditemukan dalam kondisi tangan dan leher terjerat di Kampung Arca, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur pada Sabtu 30 Juli 2022. Masing-masing pelaku diketahui berinisial AK (33), AA (37), D (37) dan RH (25).

Dari pemeriksaan polisi, pembunuhan ini diotaki oleh pelaku AK. Motifnya karena korban yang merupakan bendahara KONI Kayong Utara, Kalimantan Barat itu hendak menagih hutang kepada AK sebesar Rp 300 juta untuk menggantikan uang KONI yang digunakan secara pribadi oleh korban sebesar Rp 600 juta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI